kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Pemerintah banderol sapi bunting korban Merapi sebesar Rp 9 juta


Senin, 08 November 2010 / 14:14 WIB
ILUSTRASI. Pasar tradisional


Reporter: Edy Can | Editor: Edy Can

Yogyakarta. Pemerintah menggunakan kriteria tertentu dalam menaksir harga sapi milik warga korban letusan Gunung Merapi. Untuk sapi jantan dan betina akan dibeli Rp 20.000 per kg.

Sapi laktasi atau sedang diperah seharga Rp 10 juta. Sapi bunting Rp 9 juta, sapi dara Rp 7 juta, dan anak sapi Rp 5 juta. Bagi sapi yang tidak ingin dijual, pemerintah akan memberikan bantuan bagi pemilik berupa pakan ternak.

Menteri Pertanian Suswono bilang, saat ini pihaknya masih melarang warga mengevakuasi ternak yang berada di radius 20 km dari puncak Merapi. "Pemerintah tetapkan dalam zona 20 km tidak dibenarkan untuk masuk. Nanti BNPB yang akan mengevakuasi ternak," paparnya, Senin (8/11).

Rencananya, evakuasi akan menunggu waktu yang aman. Setelahnya, ternak akan ditempatkan di 19 titik penampungan. "Saat ini, kami masih dalam tahap identifikasi data peternak dan sapi. Nanti akan ada form dan saksi tentang kepemilikan ternak menyangkut jenis, jumlah, dan lokasi sapi," katanya. (Joko Widiyarso/Tribunnews.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×