kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.592.000   20.000   0,78%
  • USD/IDR 17.918   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.094   62,48   1,04%
  • KOMPAS100 785   10,40   1,34%
  • LQ45 602   8,03   1,35%
  • ISSI 213   1,61   0,76%
  • IDX30 334   4,21   1,27%
  • IDXHIDIV20 427   4,86   1,15%
  • IDX80 90   1,14   1,28%
  • IDXV30 117   0,96   0,83%
  • IDXQ30 109   1,31   1,21%

Sampai akhir 2019, Kemenkeu prediksi serapan belanja negara 95% dari target APBN


Sabtu, 21 Desember 2019 / 05:00 WIB


Reporter: Grace Olivia | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Realisasi belanja negara dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019 per akhir November sebesar Rp 2.046 triliun. Serapan belanja negara tersebut baru memenuhi 83,1% dari pagu APBN 2019 yakni sebesar Rp 2.461,11 triliun.

Sementara, realisasi  belanja pemerintah pusat sebesar Rp 1.293,2 triliun hingga November. Serapan belanja pemerintah pusat baru memenuhi  79,1% dari pagu yang ditetapkan yakni senilai Rp 1.634,34 triliun untuk sepanjang 2019.  

Baca Juga: Ekonom Bank Mandiri optimistis ekonomi Indonesia tahun 2020 lebih positif

Belanja pemerintah pusat terdiri dari belanja kementerian dan lembaga (K/L) sebesar Rp 717,8 triliun atau 83,9% dari pagu, dan belanja non K/L sebesar Rp 575,4 triliun atau 73,9% dari pagu. 

Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu Askolani memproyeksi, realisasi belanja kementerian dan lembaga (K/L) akan tetap optimal yaitu berkisar 98%-99%  di akhir tahun. 

“Posisinya akan hampir sama dengan tahun lalu untuk belanja K/L. Memang sampai November baru terserap sekitar 84%, tapi sebenarnya banyak yang tinggal pencatatan saja,” terang Askolani. 

Baca Juga: Realisasi belanja negara baru 83% dari pagu APBN hingga November 2019

Berdasarkan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) Tahun 2018, realisasi belanja K/L tahun lalu tercatat sebesar  Rp 846,56 triliun atau 98,68% terhadap pagu APBN sebesar Rp 847,43 triliun.

Serapan belanja K/L yang optimal tersebut, sambungnya, sejalan dengan upaya pemerintah mendorong belanja fiskal untuk menopang perekonomian di tengah perlambatan global.




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×