kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Realisasi belanja negara baru 83% dari pagu APBN hingga November 2019


Kamis, 19 Desember 2019 / 20:23 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati didampingi Wakil Menteri Suahasil Nazara memaparkan realisasi APBN 2019 per akhir November di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Kamis (19/12/2019).


Reporter: Grace Olivia | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Realisasi belanja negara dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019 mencapai Rp 2.046 triliun atau setara 83,1% dari pagu APBN 2019 yakni sebesar Rp 2.461,11 triliun.

Secara tahunan, belanja negara tumbuh 5,3% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan belanja negara ditopang oleh serapan belanja pemerintah pusat sebesar Rp 1.293,2 triliun atau tumbuh 5,5% year on year (yoy).

Baca Juga: Tahu soal masalah Jiwasraya sejak 2009, ini cerita Sri Mulyani

Realisasi belanja pemerintah pusat terdiri belanja kementerian dan lembaga (K/L) sebesar Rp 717,8 triliun dan belanja non K/L sebesar Rp 575,4 triliun. Secara keseluruhan, belanja pemerintah pusat telah memenuhi 79,1% dari pagu yang ditetapkan yakni senilai Rp 1.634,34 triliun untuk sepanjang 2019.

Sementara, belanja untuk transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) mencapai Rp 261,7 triliun atau tumbuh 3,9% dibandingkan tahun sebelumnya. Realisasi TKDD tersebut memenuhi 31,7% dari pagu yang ditetapkan dalam APBN 2019 sebesar Rp 826,77 triliun. 

Realisasi TKDD meliputi transfer ke daerah (TKD) sebesar Rp 752,8 triliun atau 91,1% dari target. Adapun penyaluran dana desa mencapai Rp 63,6 triliun atau 90,9% dari target dalam APBN 2019.

Baca Juga: Tutupi bolong penerimaan pajak, pemerintah andalkan pajak karyawan dan pajak badan

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers APBN KiTa, Kamis (19/12), mengakui, pertumbuhan belanja pemerintah pusat yang hanya 5,5% mengalami perlambatan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 16,7%. 




TERBARU

[X]
×