kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.720   -139,28   -2,03%
  • KOMPAS100 894   -21,76   -2,38%
  • LQ45 658   -12,02   -1,79%
  • ISSI 243   -5,16   -2,08%
  • IDX30 371   -5,66   -1,50%
  • IDXHIDIV20 455   -6,24   -1,35%
  • IDX80 102   -2,09   -2,01%
  • IDXV30 130   -1,95   -1,48%
  • IDXQ30 119   -1,36   -1,13%

Saat Jokowi dielu-elukan ribuan pendukung di Stadion Maulana Yussuf Serang


Minggu, 24 Maret 2019 / 22:05 WIB


Sumber: TribunNews.com | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - SERANG. Ribuan pendukung pasangan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin memadati Stadion Maulana Yussuf, Ciceri, Serang, Banten, Minggu (24/3).

Pantauan Tribunnews.com, ribuan pendukung kubu petahana ini kebanyakan mengenakan kaus putih bergambarkan wajah Jokowi-Ma'ruf.

Namun, ada pula yang mengenakan kaus partai koalisi Indonesia Kerja, mulai dari kaus PSI, Hanura, Nasdem, hingga PDI Perjuangan. Selain itu, mereka juga membawa atribut partai koalisi seperti bendera, spanduk, atau topi.

Sambil menunggu kehadiran mantan Gubernur DKI Jakarta itu, pemandu acara mengajak pendukung untuk meneriakkan yel-yel kemenangan.

"Kalau saya bilang Jokowi-Ma'ruf harus jawab menang, menang, menang," ujar Abdel yang didapuk sebagai pemandu acara, Minggu (24/3).

Teriakan massa pun menggema membalas ajakan pemandu acara tersebut. "Menang, menang, menang," teriak ribuan orang tersebut.

Sekira jelang pukul 16.00 WIB, suasana semakin meriah dengan kedatangan Jokowi.

Massa mengelu-elukan Jokowi dengan bergoyang dan menunjukkan jempol ke atas tanda dukungan kepada kubu 01.

Jokowi kemudian menaiki panggung dan meladeni permintaan dari pendukungnya yang meminta swafoto. (Vincentius Jyestha Candraditya)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ribuan Orang Padati Stadion Maulana Yussuf Serang Tunggu Kehadiran Jokowi,

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×