kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Rusak lingkungan, Peradi akan pidanakan Freeport


Senin, 27 Februari 2017 / 14:49 WIB


Reporter: Febrina Ratna Iskana | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) siap melakukan upaya hukum baik perdata dan pidana kepada PT Freeport Indonesia (PTFI). PT Freeport Indonesia dianggap telah banyak melanggar hukum di Indonesia.

Ketua Dewan Pembina Peradi, Otto Hasibuan mengatakan Peradi telah memiliki data-data akurat terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh Freeport. Otto menyebut Freeport selama ini telah melakukan banyak pelanggaran, terutama mengenai isu lingkungan hidup yang terkait dengan smelter dan konsentrat. Peradi pun saat ini tengah mengkaji dan mempelajari laporan dugaan pelanggaran hukum oleh Freeport.

Otto bilang pencarian bukti pelanggaran yang dilakukan Freeport ini tidak akan memakan waktu lama. "Ini kami sedang teliti, dugaan ini akan kami buktikan dulu. Kalau ini kuat sekali, kami akan lakukan upaya hukum," ujarnya.

Jika benar terjadi dugaan pelanggaran hukum terkait isu lingkungan hidup, maka Peradi akan langsung memproses gugatan pidana. "Terus terang sangat memprihatinkan buat rakyat Papua. Kami akan melakukan suatu langkah hukum bagaimana caranya agar semua persoalan lingkungan hidup bisa diselesaikan, baik secara pidata terutama mungkin secara pidana," ujar Otto pada Senin (27/2) di Kementerian ESDM Jakarta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×