kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Rupiah terperosok, Menkeu belum lapor Jokowi


Senin, 08 Juni 2015 / 18:29 WIB
Rupiah terperosok, Menkeu belum lapor Jokowi
ILUSTRASI. Pesepak bola Timnas Indonesia Saddil Ramdani (kiri) berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Filipina dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia putaran kedua di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Selasa (21/11/2023). Indonesia dan Filipina bermain imbang dengan skor akhir 1-1. ANTARA FOTO/HO-PSSI/mrh/rwa.


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Nilai tukar rupiah terus melemah, tertekan penguatan mata uang Dollar Amerika Serikat (AS). Bahkan berdasarkan data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) rupiah berada di level Rp 13.360 per dollar AS.

Meski demikian, Menteri Keuangan (Menkeu) belum juga melaporkan kondisi tersebut kepada presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurut staf ahli kepresidenan bidang komunikasi Teten Masduki, presiden belum bisa memberikan tanggapan mengenai kondisi rupiah, sebelum mendapat penjelasan dari Menkeu.

"Kita masih menunggu laporan Menkeu, nanti setelah itu baru bisa kita tanggapi," ujar Teten, Senin (8/6) di Istana Negara, Jakarta.

Kondisi ini mungkin terbentur jadwal Menkeu yang cukup padat. Dalam beberapa hari terakhir, Menkeu Bambang Brodjonegoro memang sibuk mengunjungi beberapa pertemuan di luar negeri. Bahkan, hari ini Bambang disibukan oleh kegiatannya terkait pembahasan anggaran di dewan Perwakilan Rakyat (DPR).


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×