kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.614.000   8.000   0,31%
  • USD/IDR 17.940   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.176   67,33   1,10%
  • KOMPAS100 814   12,72   1,59%
  • LQ45 622   13,33   2,19%
  • ISSI 212   0,39   0,18%
  • IDX30 351   8,04   2,34%
  • IDXHIDIV20 438   9,47   2,21%
  • IDX80 93   1,54   1,68%
  • IDXV30 117   0,44   0,38%
  • IDXQ30 113   2,94   2,65%

Rupiah Lebih Kuat Dibandingkan Mata Uang Negara Berkembang Lain di Awal 2023


Kamis, 19 Januari 2023 / 16:29 WIB
ILUSTRASI. Nilai tukar rupiah menguat atas dolar AS di awal tahun ini. Penguatan rupiah lebih baik dibandingkan nilai mata uang negara berkembang lainnya.


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah menguat atas dolar AS di awal tahun ini. Penguatan rupiah lebih baik dibandingkan nilai mata uang negara berkembang lainnya.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan, kurs rupiah sampai 18 Januari 2023 menguat 3,18% year to date dibandingkan dengan akhir Desember 2022.

Dia mengatakan, penguatan rupiah tersebut relatif lebih baik dibandingkan apresiasi mata uang sejumlah negara berkembang lainnya.

"Misal kurs Filipina naik 2,08%, Malaysia menguat 2,04%, dan India menguat 1, 83% year to date," ucap dia di Gedung Bank Indonesia,  Kamis (19/1).

Baca Juga: BI Perkirakan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Sedikit Melambat Tahun Ini

Perry menyebut, penguatan rupiah didorong aliran masuk modal asing ke pasar keuangan domestik sejalan dengan persepsi positif investor terhadap prospek ekonomi Indonesia yang tetap baik.

Adapun faktornya, stabilitas yang terjaga, imbal hasil aset keuangan domestik yang tetap menarik, dan ketidakpastian pasar keuangan global yang sedikit mereda.

Baca Juga: BI Perkirakan Neraca Pembayaran Indonesia Tetap Membaik pada 2023

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×