Reporter: Siti Masitoh | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID – MADINAH. Masalah kehilangan paspor sempat menjadi perhatian dalam proses pergerakan jemaah haji Indonesia melalui bandara di Arab Saudi. Tercatat dua jemaah menghadapi kendala akibat hilangnya dokumen perjalanan tersebut saat menjalani proses kedatangan maupun kepulangan.
Kepala PPIH Arab Saudi Daerah Kerja Bandara, Abdul Basir, menyampaikan bahwa dua jemaah yang mengalami insiden tersebut berasal dari kelompok terbang (kloter) yang berbeda.
"Hari ini ada dua jemaah haji yang kehilangan paspor," ujar Abdul Basir dalam keterangannya, Rabu (3/6/2026).
Jemaah pertama atas nama Abas Suganda dengan nomor paspor X756XXXX yang tergabung dalam kloter KJT 04 rombongan 7. Sementara jemaah kedua adalah Siti Khodijah bin Sarjono, pemegang nomor paspor X712XXXX dari kloter JKG 4 (maskapai Saudia Airlines SV 5194).
Baca Juga: Kemenhaj Imbau Jemaah Haji Isi Form Kedatangan Tiga Hari Sebelum Tiba di Tanah Air
Kehilangan paspor tersebut sempat membuat Siti Khodijah mengalami cancel atau pembatalan keberangkatan pada jadwal semula. PPIH Bandara pun bergerak membuat penerbitan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) agar jemaah bisa segera menyusul di kloter berikutnya.
Merespons kejadian ini, Daker Bandara langsung melakukan koordinasi intensif dengan Staf Teknis Imigrasi Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah. Langkah ini diambil untuk mengakselerasi penerbitan SPLP bagi kedua jemaah.
Kepala Daker (Kadaker) Bandara memastikan bahwa penanganan kedua jemaah berjalan lancar tanpa ada yang terlantar lama.
"Abas Suganda tetap dapat terbang dengan kloternya. Sementara Siti Khodijah dimutasi ke kloter KJT-5 dan terbang hari ini juga," ungkapnya.
Baca Juga: Jemaah Haji Mulai Pulang, Kemenhaj Ingatkan Jangan Bawa Air Zam-Zam di Koper
Kecepatan penerbitan dokumen ini tidak lepas dari kesiapan penuh pihak imigrasi Indonesia di Arab Saudi. Staf Teknis Imigrasi KJRI Jeddah, Okky Aditya Yaqsa, menegaskan bahwa pihaknya memberikan atensi penuh terhadap kasus-kasus darurat seperti ini.
"KJRI berkomitmen menyelesaikan proses SPLP secepat mungkin demi pelayanan terbaik kepada jemaah haji. KJRI juga mendukung penuh PPIH Arab Saudi," tegas Okky.
Atas sinergi dan gerak cepat yang ditunjukkan oleh tim imigrasi, Kadaker Bandara pun menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya. "Kami sangat berterima kasih atas kerja cepat tim KJRI Jeddah," pungkas Kadaker Bandara.
Melalui penanganan taktis ini, kedua jemaah haji dipastikan dapat melanjutkan rangkaian ibadah mereka di Tanah Suci tanpa kendala administratif yang berkepanjangan.
Baca Juga: Garuda Indonesia Diperiksa! Dampak Keterlambatan Haji Picu Amarah Menhaj
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













