kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.729.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.734   15,00   0,08%
  • IDX 6.255   247,31   4,12%
  • KOMPAS100 831   37,01   4,66%
  • LQ45 625   27,23   4,56%
  • ISSI 213   7,03   3,41%
  • IDX30 354   15,20   4,48%
  • IDXHIDIV20 435   17,42   4,17%
  • IDX80 94   4,30   4,80%
  • IDXV30 116   2,90   2,56%
  • IDXQ30 114   4,59   4,21%

Reshuffle, kursi PKS akan dikurangi


Jumat, 14 Oktober 2011 / 11:41 WIB
ILUSTRASI. Mesin PT M Cash Integrasi Tbk MCI MCAS di Jakarta (24/12/2017).


Reporter: Havid Vebri | Editor: Havid Vebri

JAKARTA. Posisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di kabinet terancam. Pasalnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kemungkinan akan mengurangi satu jatah PKS di Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II. Saat ini, PKS mendapat jatah empat menteri di kabinet.

Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Politik, Daniel Sparingga tak menampik kemungkinan berkurangnya jumlah menteri PKS di kabinet. Ia mengatakan, Presiden memang akan mengambil sikap terhadap PKS dalam reshuflle kabinet. Sikap presiden itu diambil karena kepala negara menilai kinerja kabinet harus disokong oleh situasi politik yang kondusif.

"Pada akhirnya Presiden telah memikirkan positioning berdasarkan posisi kabinet yang perlu ditingkatkan performancenya. Tapi pada saat yang sama soliditas koalisi juga bagian yang tidak terelakan," kata Daniel, Jumat (14/10).

Rencananya, siang nanti seluruh pengurus DPP PKS sampai tingkat wilayah akan berkumpul di Hotel Sahid Jaya Jakarta untuk mendengarkan dinamika yang ada diinternal partai berbasis Islam ini. Sekitar 400 pengurus baik, tingkat wilayah dan pusat sedianya akan hadir dalam pertemuan itu.

Secara formal DPP PKS belum mendapat kabar resmi siapa menteri dari PKS yang akan dikeluarkan dari kabinet.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×