kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Rencana bea keluar batubara belum dibahas


Selasa, 17 Februari 2015 / 15:50 WIB
ILUSTRASI. ALVA kolaborasi & serah terima motor listrik ALVA kepada Persyarikatan Muhammadiyah sebanyak 10 unit ALVA Cervo.


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Kementerian Keuangan (Kemkeu) belum membahas rencana pengenaan tarif bea keluar bagi batubara. Hingga saat ini belum ada usulan dari kementerian terkait mengenai rencana tersebut.

Staf Ahli bidang Penerimaan Negara Kemenkeu Astera Prima Bhakti mengatakan rencana pengenaan bea keluar bagi batubara sendiri belum akan diputuskan karena tergantung dari usulan kementerian teknis yaitu Kementerian ESDM. Saat ini, Kemkeu belum menerima usulan dari Kementerian ESDM. "Kalau sudah ada usulan baru kita bisa proses," ujarnya, Selasa (17/2).

Menurut Prima, instrumen bea keluar bukanlah instrumen penerimaan namun lebih kepada pengamanan terhadap pasar domestik. Sebagai informasi, pemerintah mewacanakan pengenaan bea keluar batubara.

Hal ini dilakukan untuk mengompensasi penerimaan dari minyak sawit yang terus menurun. Potensi penerimaan dari bea keluar batubara ini mencapai Rp 22 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×