kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Redenominasi akan Dibahas dalam RUU Mata Uang


Kamis, 05 Agustus 2010 / 16:38 WIB


Reporter: Martina Prianti | Editor: Edy Can

BOGOR. Gubernur Bank Indonesia (BI) terpilih Darmin Nasution mengatakan, BI akan segera melakukan proses tahapan redenominasi atau penyerderhanaan satuan rupiah pada awal tahun depan. Hal itu akan dilakukan setelah BI melanjutkan kajian mengenai rencana tersebut.

BI yakin wacana redenominasi itu sudah matang meskipun menimbulkan kontroversi di DPR maupun masyarakat. "Konsepnya kan sudah siap, tinggal kita laksanakan tahapan-tahapannya," ucap Darmin disela rapat kerja III Presiden dengan para menteri dan gubernur se Indonesia di Istana Bogor, Jawa Barat, Kamis (5/8).

Darmin mengatakan, studi redenominasi akan dilakukan dalam waktu dekat dan singkat. Setelah itu, BI akan memaparkan hasil kajian dihadapan pemerintah dan DPR. "Paling lambat akhir tahun sudah selesai dan bisa segera kami sampaikan," lanjutnya.

Bila sudah selesai, BI akan mengusahakan redenominasi masuk dalam Rancangan Undang-Undang Mata Uang yang kini dibahas dengan DPR. Bank sentral juga akan mulai mensosialisasikan kepada masyarakat agar informasi bisa diterima dengan baik sekaligus menghilangkan penafsiran yang tidak benar. "Tahun depan mudah-mudahan sudah bisa melakukan sosialisasi ke seluruh daerah secara menyeluruh," kata mantan Direktur Jendral Pajak itu.

Berapa biaya sosialisasi itu, Darmin mengelak untuk menjawab. "Sosialisasi tidak perlu dari Jakarta. Kantor perwakilan BI di daerah bisa difungsikan," paparnya.

BI kemudian akan mencetak uang baru seusai seluruh proses selesai. "Mulai 2013 kita akan mencetak uang baru. Tiga tahun setelah itu, seluruh uang lama akan habis ditarik," kata Darmin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×