kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.077   77,00   0,43%
  • IDX 5.840   -101,28   -1,70%
  • KOMPAS100 772   -13,86   -1,76%
  • LQ45 581   -8,07   -1,37%
  • ISSI 203   -2,64   -1,28%
  • IDX30 329   -5,24   -1,57%
  • IDXHIDIV20 407   -5,51   -1,34%
  • IDX80 87   -1,44   -1,63%
  • IDXV30 111   -2,14   -1,88%
  • IDXQ30 106   -1,74   -1,61%

Realisasi program PEN hingga 26 November 2021 mencapai 67,4%


Selasa, 07 Desember 2021 / 10:28 WIB
ILUSTRASI. Seorang tenaga kesehatan. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/Pool/wsj.


Reporter: Achmad Jatnika | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mengungkapkan, realisasi Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sampai dengan 26 November 2021 mencapai Rp 501,97 triliun atau 67,4% dari pagu Rp 744,77 triliun. Angka ini meningkat Rp 91,99 triliun dari realisasi Kuartal III/2021 yang sebesar Rp 409,98 triliun.

Jika dilihat per klaster, realisasi kesehatan sebesar Rp 136,8 triliun, angka ini digunakan untuk diagnostik (test and tracing) sebesar 68,8% atau Rp 3,10 triliun, therapeutic (insentif dan santunan nakes) sebesar Rp 15,13 triliun atau 79,9%, dan vaksinasi (pengadaan dan pelaksanaan) sebesar 47,5% atau Rp27,45 triliun.

Sementara itu, realisasi dari klaster program perlindungan sosial (perlinsos) sebesar Rp 141,37 triliun yang digunakan untuk Program Keluarga Harapan (PKH) sebesar 97,8% atau Rp 27,69 triliun dari pagu Rp 28,31 triliun.

Baca Juga: Pemerintah bakal lanjutkan program PEN 2022, ini sejumlah saran ekonom

Kemudian, kartu sembako sebesar 66,7% atau Rp 33,30 triliun dari pagu Rp 49,89 triliun, BLT Desa sebesar 67,3% atau Rp 19,39 triliun dari pagu Rp 28,80 triliun, dan Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar 81,8% atau Rp 7,19 triliun dari pagu Rp 8,80 triliun.

“Perkembangan Program Kartu Prakerja hingga 25 November 2021, telah diberikan kepada 5.932.867 penerima untuk Batch 12-22, dan 5.795.667 (97%) penerima telah menyelesaikan pelatihan, dan 5.695.925 juta (95%) penerima telah mendapatkan insentif. Total insentif disalurkan selama 2021 sebesar Rp11,8 triliun,” pungkas Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Sutanto dalam keterangan resmi, Selasa (7/12).

Berikut rincian realisasi per klasternya:

· Realisasi Klaster Kesehatan sebesar Rp136,80 triliun (63,6%)

· Realisasi Klaster Perlinsos sebesar Rp141,37 triliun (75,7%)

· Realisasi Klaster Program Prioritas sebesar Rp77,99 triliun (66,1%)

· Realisasi Klaster Dukungan UMKM dan Korporasi sebesar Rp82,29 triliun (50,7%)

· Realisasi Klaster Insentif Usaha sebesar Rp63,52 triliun (101%)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×