kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Reaktivasi jalur KA diproyeksikan menelan dana hingga Rp 3 triliun


Minggu, 07 Oktober 2018 / 12:11 WIB
Reaktivasi jalur KA diproyeksikan menelan dana hingga Rp 3 triliun
ILUSTRASI. Kereta api memasuki Stasiun Bandung, Jawa Barat


Reporter: Umi Kulsum | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah berencana mulai melakukan reaktivasi rel kereta api di tahun depan. Jika tak ada aral melintang, ada empat jalur yang akan diaktifkan kembali oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) di antaranya jalur rel di Jawa Barat.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, empat jalur yang akan diaktifkan kembali tersebut yakni rute Banjar-Pangandaran-Cijulang-Parigi, Cibatu-Garut-Cikajang. Lalu ada juga jalur lainnya yakni Bandung-Dayeuhkolot-Banjaran-Ciwidey, serta Rancaekek-Tanjungsari.

"Reaktivasi untuk jalur Jawa Barat kami sangat mendukung. Makanya kami akan mengaktifkan semua sumber dana baik dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN), korporasi maupun pihak lain karena dana yang dibutuhkan besar sekali," kata Budi di Jakarta, Jumat (5/10).

Dana yang dibutuhkan untuk reaktivasi ini diperkirakan sebesar Rp 2 triliun sampai Rp 3 triliun. Dengan dana yang sebesar itu, tentu pemerintah membutuhkan sokongan dari berbagai sumber.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×