kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.835   -41,00   -0,23%
  • IDX 6.375   97,87   1,56%
  • KOMPAS100 833   11,37   1,38%
  • LQ45 633   7,57   1,21%
  • ISSI 221   4,34   2,00%
  • IDX30 351   3,57   1,03%
  • IDXHIDIV20 434   1,47   0,34%
  • IDX80 95   1,26   1,34%
  • IDXV30 119   0,20   0,17%
  • IDXQ30 112   0,55   0,49%

KAI: Hasil survei reaktivasi rel kereta Jabar diharapkan rampung tahun ini


Rabu, 03 Oktober 2018 / 09:40 WIB
ILUSTRASI. Kereta api memasuki Stasiun Bandung, Jawa Barat


Reporter: Umi Kulsum | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI berharap hasil survei reaktivasi empat jalur kereta api di Jawa Barat (Jabar) rampung di tahun ini. Dengan begitu, proses membuat detailed engineering design (DED) atau proyek perencanaan fisik bisa dilakukan di tahun depan.

Direktur Utama KAI Edi Sukmoro mengatakan, saat ini proses survei masih dalam tahap awal. Dengan demikian apabila semua ini telah rampung, tentu besaran biaya yang akan dikeluarkan untuk kebutuhan reaktivasi bisa ditentukan.

"Dukungan pemerintah daerah baik sekali. Nanti kita berharap hasil survei bisa akhir tahun selesai, tahun depan DED nya selesai, syukur-syukur bisa dipercepat," kata Edi di Jakarta, Selasa (2/10).

Adapun empat jalur yang direaktivasi adalah Jakarta-Bandung-Pangandaran, Bandung-Ciwidey, Bekasi-Bandung-Garut dan Bandung-Rancaekek-Jati Nangor-Tanjung Sari Sumedang.

Edi menyebut saat ini memang masih terkendala beberapa hal di antaranya kondisi rel yang berubah fungsi menjadi rumah, ruko dan ada juga tumbuhan di sekitar rel. Nantinya KAI akan berkoordinasi dengan beberapa pihak untuk membantu ini dan menemukan solusinya. "Yang terpenting niatan pemerintah untuk menertibkan kereta api ini akan membantu seluruh masyarakat Garut," tandas Edi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×