Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Isu pemutusan hubungan kerja (PHK) kembali mengguncang industri makanan dan minuman. Kali ini, ratusan pekerja di PT Karunia Alam Segar, produsen mie instan merek Mie Sedaap, dilaporkan terkena efisiensi.
Ketua Komite Ketenagakerjaan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Subchan Gatot, mengonfirmasi adanya informasi mengenai pemangkasan tenaga kerja tersebut. Menurutnya, langkah ini diambil perusahaan sebagai upaya untuk mempertahankan kelangsungan bisnis di tengah dinamika ekonomi.
"Ya informasi yang saya tahu kurang lebih 400 karyawan outsourcing di rumahkan karena perusahaan menjaga stabilitas usaha mereka," ujarnya kepada Kontan.co.id, Selasa (24/2/2026).
Di tengah kondisi pasar yang menantang, efisiensi seringkali menjadi pilihan pahit bagi pelaku usaha untuk menjaga stabilitas operasional. Meski demikian, Subchan menekankan pentingnya perusahaan untuk tetap mengikuti aturan main yang ada di Indonesia.
Baca Juga: BPJPH Pastikan Setiap Produk AS yang Masuk Indonesia Punya 2 Label Halal Sekaligus
Ia mewanti-wanti agar hak-hak pekerja tetap terpenuhi, terutama mengingat momentum saat ini yang mulai mendekati hari raya Idul Fitri. Hubungan industrial yang kondusif harus tetap menjadi prioritas agar tidak menimbulkan gejolak sosial yang lebih besar.
"Saya berharap Perusahaan senantiasa berkomitmen menjalankan praktik ketenagakerjaan yang sesuai regulasi yang berlaku serta menjaga hubungan industrial yang harmonis dengan seluruh pemangku kepentingan, sehingga isu-isu seperti ini tetap termanage dengan baik, apalagi ini mendekati Lebaran," pungkasnya.
Sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, buka suara mengenai gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang menimpa ratusan pekerja di PT Karunia Alam Segar, produsen Mie Sedaap.
Dasco menyatakan, pihaknya telah menerima aspirasi langsung dari para pekerja yang terdampak. Berdasarkan hasil koordinasi antara DPR dan manajemen produsen Mie Sedaap, perusahaan sepakat untuk tidak lagi melanjutkan langkah PHK.
Baca Juga: Penerimaan Kepabeanan dan Cukai Turun 14% per Januari 2026, Ini Rinciannya
"Pihak DPR RI telah menerima aspirasi dari pekerja Mie Sedaap, dan tadi kami sudah melakukan koordinasi dengan pihak Mie Sedaap dan didapatkan hasil bahwa pihak Mie Sedaap akan segera men-stop PHK yang terjadi dan juga berjanji tidak akan ada PHK-PHK di Mie Sedaap lagi," ujarnya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (23/2/2026).
Kendati begitu, Dasco menyayangkan langkah PHK tersebut diambil di tengah momentum bulan suci Ramadan. Menurutnya, PHK di waktu seperti sekarang ini merupakan hal yang seharusnya tidak terjadi bagi para pekerja.
"Ini adalah hal yang menurut kami seharusnya tidak terjadi pada saat puasa dan menjelang Lebaran. Sehingga tadi sepakat pihak Mie Sedaap untuk men-stop PHK," tegasnya.
Selanjutnya: BEI Suspensi Aktivitas Perdagangan Wanteg Sekuritas, Ini Alasannya
Menarik Dibaca: Mahkamah Agung AS Batalkan Tarif Dagang Global Trump, Apa Artinya untuk IHSG?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)