kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.622.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 18.035   52,00   0,29%
  • IDX 6.186   -10,65   -0,17%
  • KOMPAS100 807   -4,25   -0,52%
  • LQ45 613   -2,23   -0,36%
  • ISSI 214   -0,32   -0,15%
  • IDX30 345   -1,11   -0,32%
  • IDXHIDIV20 427   -1,32   -0,31%
  • IDX80 92   -0,44   -0,48%
  • IDXV30 116   -0,47   -0,40%
  • IDXQ30 110   -0,53   -0,47%

Rapat DPR molor, banyak anggota tak hadir


Selasa, 28 September 2010 / 12:32 WIB


Reporter: Adi Wikanto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Ulah anggota DPR tak berubah. Mereka selalu saja menunda rapat seperti sudah menjadi kebiasaan.

Contohnya rapat Komisi XI DPR dengan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Selasa (28/9). Sejatinya, rapat kali ini untuk membahas rencana kerja anggaran Bappenas tahun 2011. Sesuai jadwal, harusnya rapat mulai pukul 10.00 WIB. Namun, ternyata rapat baru dimulai pukul 11.30 WIB. Ini artinya terlambat satu setengah jam.

Ini lantaran, pimpinan rapat yang juga Ketua Komisi XI DPR, Emir Moeis datang terlambat. Padahal, Menteri PPN/Kepala Bappenas Armida S. Alisjahbana dan jajarannya sudah datang lebih awal dari jadwal.

Hanya saja, meski terlambat, Emir tidak memberikan penjelasan. Begitu datang, ia langsung membuka rapat tanpa penjelasan apapun. Parahnya lagi, rapat juga berlangsung sepi. Penyebabnya, dari 52 anggota Komisi XI DPR, hanya dihadiri 12 anggota.

Kemudian, sebanyak 16 anggota izin secara tertulis, sementara sisanya tidak jelas. "Tapi, secara aturan, sudah memenuhi sebagian besar dari jumlah fraksi, sehingga rapat sah untuk dimulai," kata Emir saat membuka rapat, Selasa (28/9).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×