kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Rapat DPR molor, banyak anggota tak hadir


Selasa, 28 September 2010 / 12:32 WIB


Reporter: Adi Wikanto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Ulah anggota DPR tak berubah. Mereka selalu saja menunda rapat seperti sudah menjadi kebiasaan.

Contohnya rapat Komisi XI DPR dengan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Selasa (28/9). Sejatinya, rapat kali ini untuk membahas rencana kerja anggaran Bappenas tahun 2011. Sesuai jadwal, harusnya rapat mulai pukul 10.00 WIB. Namun, ternyata rapat baru dimulai pukul 11.30 WIB. Ini artinya terlambat satu setengah jam.

Ini lantaran, pimpinan rapat yang juga Ketua Komisi XI DPR, Emir Moeis datang terlambat. Padahal, Menteri PPN/Kepala Bappenas Armida S. Alisjahbana dan jajarannya sudah datang lebih awal dari jadwal.

Hanya saja, meski terlambat, Emir tidak memberikan penjelasan. Begitu datang, ia langsung membuka rapat tanpa penjelasan apapun. Parahnya lagi, rapat juga berlangsung sepi. Penyebabnya, dari 52 anggota Komisi XI DPR, hanya dihadiri 12 anggota.

Kemudian, sebanyak 16 anggota izin secara tertulis, sementara sisanya tidak jelas. "Tapi, secara aturan, sudah memenuhi sebagian besar dari jumlah fraksi, sehingga rapat sah untuk dimulai," kata Emir saat membuka rapat, Selasa (28/9).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×