kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Rapat di kantor Wapres molor akibat demo buruh


Kamis, 17 Oktober 2013 / 15:38 WIB
ILUSTRASI. Pengeboran migas .


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Rapat pembahasan reformasi birokrasi yang sedianya dilaksanakan di Kantor Wakil Presiden (Wapres) pada pukul 14.00 WIB, terpaksa molor.

Hal itu terjadi karena adanya aksi demonstrasi di depan Istana Presiden dan Kantor Wapres. Meski begitu, rapat tersebut hanya molor sekitar setengah jam. Rapat baru dimulai pukul 14.30 WIB.

Dalam rapat tersebut, semua Menteri Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II diundang. Selain itu, Gubernur DKI Joko Widodo juga tampak hadir, dan Kapolri Jenderal (Pol) juga hadir. Rapat tersebut dipimpin oleh Wapres Boediono.

Rapat reformasi birokrasi ini merupakan lanjutan dari rapat-rapat sebelumnya yang rutin dilakukan untuk menyederhanakan birokrasi di lingkungan kementerian dan instansi negara lainnya.

Akibat aksi ribuan massa buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di Istana Negara Jakarta Pusat membuat sejumlah jalan ditutup termasuk jalan Veteran. Sebelum tiba di Istana, buruh melakukan aksi long march dari Bundara Hotel Indonesia.

Dalam aksinya, buruh menuntut Presiden untuk mencabut Instruksi Presiden (Instruksi) Nomor 9 Tahun 2013 tentang upah minimum. Buruh juga menolak sistem kerja alih daya atau outsourcing.

Namun, aksi buruh tersebut tampaknya tidak berdampak, pasalnya, SBY lagi melakukan kunjungan kerja ke Pacitan, Jawa Timur dan hari ini menuju Yogyakarta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×