Reporter: kompas.com | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah mulai mematangkan rencana penyesuaian anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menteri Keuangan Purbaya Yudhu Sadewa dijadwalkan bertemu Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru, Sudaryono, pada pekan depan untuk membahas besaran anggaran setelah dilakukan evaluasi tata kelola program.
Purbaya mengatakan pertemuan tersebut sebelumnya direncanakan berlangsung pekan ini bersama Kepala BGN saat itu, Nanik S. Deyang.
Namun, agenda ditunda menyusul pergantian kepemimpinan di BGN setelah Nanik mengundurkan diri dan posisinya digantikan oleh Sudaryono. "Saya lihat seperti apa," kata Purbaya di Kompleks Istana, Jakarta, Kamis (23/7/2026).
Baca Juga: Ada Desakan untuk Hentikan MBG, Kepala BGN: Fokus Kami Benahi Tata Kelola
Menurut Purbaya, penundaan dilakukan agar jajaran pimpinan baru BGN memiliki waktu untuk melakukan konsolidasi internal sebelum pembahasan dengan Kementerian Keuangan.
Karena itu, pertemuan baru akan dijadwalkan pada pekan depan untuk melihat perkembangan serta arah kebijakan yang akan ditempuh BGN.
Rencana pembahasan tersebut sejalan dengan sinyal pengurangan anggaran MBG yang sebelumnya disampaikan Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari.
Ia menjelaskan, kebutuhan anggaran akan menurun seiring perbaikan tata kelola program, termasuk pembenahan data penerima manfaat, penataan titik layanan, serta evaluasi insentif Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Agustina mengatakan proses penghitungan masih berlangsung sehingga besaran anggaran baru belum dapat diumumkan. Namun, ia memastikan kebutuhan dana MBG tidak lagi sebesar alokasi awal Rp 268 triliun karena efisiensi akan mengikuti hasil penataan program.
Baca Juga: Trenggono Pensiun Dini dari TNI Setelah Ditunjuk Jadi Wakil Kepala BGN
Pemerintah kini menunggu hasil konsolidasi dan evaluasi BGN sebelum menetapkan angka akhir anggaran MBG yang akan dibahas bersama Kementerian Keuangan.
Sumber: https://nasional.kompas.com/read/2026/07/23/12233901/wamenaker-phk-tak-bisa-dihindarkan-situasi-sedang-tak-baik?source=headline.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














