kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Puluhan bupati dan walikota ikut demo RUU Pilkada


Kamis, 25 September 2014 / 16:02 WIB
ILUSTRASI. Cara Bayar Biaya Pendaftaran UTBK-SNBT 2023 Lewat ATM Mandiri, BNI, BSI, dan BTN.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Puluhan Bupati dan Walikota dari berbagai daerah ikut berunjuk rasa bersama ratusan elemen masyarakat di depan pagar Gedung DPR, Kamis, (25/9). Mereka bersama-sama mendesak agar Undang-undang Pilkada tidak disahkan oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Ketua Umum Bupati diseluruh Indonesia, Isran Noor meminta DPR agar kedaulatan rakyat tidak diambil dengan adanya UU Pilkada. "Aspirasi rakyat harus diperjuangkan. Jangan sampai hak rakyat dirampok oleh orang-orang yang memiliki kepentingan," ucap Isran saat ditemui usai berorasi di depan gedung DPR.

Bupati Kutai Timur ini meminta agar semua anggota dewan memihak kepada rakyat dan tidak mengabaikan hak rakyat dalam memilih pemimpin di daerahnya.

Usai berorasi, Isran bersama puluhan Bupati Nias, Bupati Karawang, Walikota Bandar Lampung, dan lainnya, langsung menuju ke dalam Gedung DPR untuk mengawal sidang Paripurna dengan agenda pembahasan UU Pilkada. (Achmad Rafiq)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×