kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.616.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 18.111   28,00   0,15%
  • IDX 6.186   94,98   1,56%
  • KOMPAS100 811   14,88   1,87%
  • LQ45 619   12,34   2,03%
  • ISSI 214   3,34   1,59%
  • IDX30 349   7,21   2,11%
  • IDXHIDIV20 430   7,44   1,76%
  • IDX80 93   1,76   1,94%
  • IDXV30 117   2,05   1,78%
  • IDXQ30 112   2,25   2,06%

Proyek rel kereta bandara menunggu pengesahan RUU Pengadaan Lahan


Rabu, 19 Januari 2011 / 15:27 WIB


Reporter: Mohamad Jumasri | Editor: Edy Can

JAKARTA. Proyek pembangunan rel kereta api bandara masih terganjal Rancangan Undang-Undang (RUU) Pengadaan Lahan untuk Kepentingan Umum. Direktur Jenderal Perkeretaapian Tundjung Inderawan masih menunggu pengesahan RUU Pengadaan Lahan itu.

Tundjung menjelaskan, pengesahan RUU Pengadaan Lahan penting untuk pengadaan lahan bagi proyek rel kereta api yang terbentang dari Manggarai hingga Bandara Soekarno Hatta tersebut. "Kalau dipaksakan untuk membebaskan lahan tersebut nyaris tidak akan terwujud," katanya saat ditemui di ruang rapat Komisi V DPR, Rabu (19/1).

Bila RUU Pengadaan Lahan tersebut selesai tahun ini, Tundjung menargetkan pembebasan lahan bagi pembangunan rel kereta api sepanjang 25 kilometer akan kelar tahun ini juga. "Jadi ini tergantung selesainya dan ditetapkannya UU itu," ujarnya.

Pemerintah sudah menyelesaikan penyusunan RUU Pengadaan Lahan itu pada akhir tahun lalu. Namun, RUU tersebut masih perlu dibahas dengan DPR agar bisa disahkan sebagai undang-undang. Kapan waktunya, hingga saat ini, DPR belum menjadwalkannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×