kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45770,96   1,15   0.15%
  • EMAS930.000 0,22%
  • RD.SAHAM -0.09%
  • RD.CAMPURAN -0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.02%

Proses lelang motor listrik bermasalah, Bambang Soesatyo minta maaf ke Jokowi


Jumat, 22 Mei 2020 / 17:49 WIB
Proses lelang motor listrik bermasalah, Bambang Soesatyo minta maaf ke Jokowi
ILUSTRASI. Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA

Sumber: Kompas.com | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ketua MPR Bambang Soesatyo meminta maaf kepada Presiden Joko Widodo atas masalah yang muncul terkait proses lelang motor listrik dalam konser penggalangan dana untuk korban Covid-19.   Awalnya, seorang peserta lelang bernama M Nuh berhasil mendapatkan motor listrik bertanda tangan Presiden Jokowi senilai Rp 2,55 miliar. 

Namun belakangan diketahui M Nuh merupakan seorang buruh bangunan. "Saya atas nama seluruh panitia menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada Pak Presiden, kepada Setneg, kalau ada pihak yang harus disalahkan saya orangnya. Saya Bambang Soesatyo yang patut disalahkan. Bukan yang lain, karena saya penanggungjawab acara ini," kata Bambang dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Jumat (22/5/2020). 

Baca Juga: Lelang diulang, anak Harry Tanoe menang lelang motor Jokowi Rp 2,5 miliar

Bambang mengatakan, pasca-konser dan pelelangan tersebut banyak isu yang berkembang di tengah masyarakat. Oleh karenanya, ia merasa tidak enak hati dengan Presiden Joko Widodo yang tidak tahu apa-apa dan hanya ingin membantu masyarakat. 

"Pada kesempatan ini, saya ingin menyampaikan jujur saja saya sampai tidak enak hati karena sebenarnya beliau tidak tahu apa-apa, beliau hanya ingin membantu gagasan para seniman dan para pekerja seni, yang sebelumnya datang kepada saya," ujar Bambang. 

Sebelumnya diberitakan, motor listrik yang ditandatangani Presiden Joko Widodo laku dilelang seharga Rp 2,5 miliar dalam acara konser amal penggalangan dana secara virtual. Uang lelang itu nantinya didonasikan untuk warga yang terdampak pandemi virus corona baru atau Covid-19. Pemenang lelang itu merupakan M Nuh. Dalam acara lelang, M Nuh disebut sebagai seorang pengusaha asal Jambi. 

Namun, setelah ditelusuri dan dimintai keterangan, ternyata M Nuh bekerja sebagai buruh harian lepas. Kapolda Jambi Irjen Firman Santyabudi mengatakan, M Nuh tak mengetahui bahwa kegiatan yang diikutinya dalam acara konser virtual "Berbagi Kasih Bersama Bimbo" pada Minggu (17/5/2020) merupakan acara lelang. 

Baca Juga: Presiden Jokowi dan para menteri tak adakan open house Lebaran tahun ini

"Yang bersangkutan tidak paham acara yang diikuti adalah lelang. Yang bersangkutan malah mengira bakal dapat hadiah," kata Firman melalui pesan singkatnya, Kamis (21/5/2020). 

Firman membantah bahwa pihaknya menangkap dan menahan pria yang berprofesi sebagai buruh harian lepas itu. Akhirnya, Sepeda motor listrik Gesits bertanda tangan Presiden Jokowi kembali laku dilelang seharga Rp 2,55 miliar. Pemenang lelang adalah Warren Tanoesoedibjo. Warren merupakan putra dari Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Proses Lelang Motor Listrik Bermasalah, Ketua MPR Minta Maaf ke Presiden Jokowi"

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×