kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

Program peralihan ke BBG baru efektif setelah Juli


Kamis, 19 April 2012 / 17:20 WIB
ILUSTRASI. Bisa menyelamatkan jiwa, sebaiknya ketahui gejala Covid-19 terbaru yang harus diwaspadai.


Reporter: Hans Henricus | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Pemerintah memastikan, masalah pengendalian bahan bakar minyak (BBM) subsidi tidak mengusik program peralihan BBM ke bahan bakar gas (BBG). Sebab, program ini baru mulai efektif setelah bulan Juli nanti.

Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa bilang, pemerintah sedang menyiapkan tiga program pendukung peralihan BBM ke BBG ini.

Pertama, pemerintah mengimpor konverter kit. Tahap awal, pemerintah impor 25.000 unit konverter kit atau sekitar 10% dari total kebutuhan.

Saat ini, total kebutuhan konverter kit untuk program konversi BBM ke BBG sebanyak 250.000 unit. Adapun konverter kit itu akan mengalir dari Italia dan Korea Selatan.

Kedua, stasiun pengisian BBG dengan sistem mother and daughter. Ketiga, menyediakan dispenser dan membangun SPBG."Infrastruktur ini yang kami tunggu, jadi rasanya di bulan Juli sudah mulai datang," ujar Hatta Rajasa, Kamis (19/4).

Dia menambahkan, setelah bulan Juli nanti konverter kit akan dipasang pada mobil angkutan umum. Program ini, kata Hatta, berlangsung tanpa ada pungutan biaya alias gratis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×