kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45806,19   -5,40   -0.67%
  • EMAS1.065.000 1,04%
  • RD.SAHAM 0.85%
  • RD.CAMPURAN 0.40%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.10%

Profil Desi Arryani, tersangka dugaan korupsi proyek WSKT, berapa nilai kekayaannya?


Minggu, 26 Juli 2020 / 11:13 WIB
Profil Desi Arryani, tersangka dugaan korupsi proyek WSKT, berapa nilai kekayaannya?
ILUSTRASI. Mantan Kepala Divisi III/Sipil/II PT Waskita Karya Tbk Desi Arryani berada di mobil tahanan usai ditetapkan sebagai tersangka di gedung KPK, Jakarta, Kamis (23/7/20). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/aww.

Berita Terkait

Reporter: Sandy Baskoro | Editor: Sandy Baskoro

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan lima tersangka atas dugaan tindak pidana korupsi proyek fiktif di PT Waskita Karya Tbk (WSKT).

Satu dari lima tersangka itu adalah Desi Arryani, mantan Kepala Divisi III Waskita Karya yang juga eks Direktur Utama PT Jasa Marga Tbk (JSMR).

Baca Juga: Kerugian negara akibat kasus proyek fiktif Waskita Karya Rp 202 miliar

Desi adalah orang lama di WSKT. Lulusan S1 Teknik Sipil Universitas Indonesia ini memulai kariernya di Waskita Karya pada 1987 sebagai Staf Anggaran Kantor Pusat Project.

Empat tahun kemudian, seperti dikutip kompas.com, Desi diangkat menjadi Kepala Proyek Talud Benoa dan Kesempurnaan Irigasi Proyek Sabah Paket II di Buleleng.
Kariernya terus menanjak dan sempat menjabat sebagai Kepala Pemasaran di Kantor Cabang IX Denpasar 1991-1997.

Pada periode yang sama, dia juga menjadi Kepala Proyek yang berhubungan dengan proyek-proyek berbagai sumber daya air di Cabang IX Denpasar.

Selama empat tahun berikutnya, Desi dipromosikan menjadi Kepala Cabang NTB di Mataram. Pada 2002-2005 menjadi Wakil Kepala Daerah III Surabaya, dan pada tahun 2005 hingga 2008 menjabat sebagai Kepala Divisi III di Jakarta.

Berturut-turut selama satu tahun kemudian Sarjana Teknik Sipil Universitas Indonesia ini tampil sebagai Kepala Divisi Sipil di Jakarta, dan pada 2009-2010 sebagai Kepala Divisi II di Jakarta.

Baca Juga: Likuiditas kering dihantam corona, pengusaha jalan tol mengajukan stimulus

Puncak karier Desi di WSKT adalah menempati posisi Direktur I Operasi PT Waskita Karya Tbk selama tiga tahun sejak 2013.

Pada 2016, Desi ditunjuk menjadi Direktur Utama PT Jasa Marga Tbk, hingga diberhentikan pada Juni 2020. AKhir pekan lalu, dia menjadi tersangka kasus dugaan korupsi proyek fiktif di WSKT.

Desi memiliki tanah dan bangunan di sejumlah tempat, baca halaman berikutnya >>

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.


TERBARU

[X]
×