kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   23.000   0,89%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Presiden: Produksi Padi Nasional Harus Ditingkatkan


Rabu, 12 November 2008 / 15:58 WIB


Reporter: Yohan Rubiyantoro

SUKABUMI. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta agar produksi padi nasional terus ditingkatkan agar bangsa Indonesia benar-benar dapat melakukan swasembada beras. Selain itu, Presiden juga meminta agar pengembangan varietas padi terus dikembangkan. "Sehingga kita bisa mencapai ketahanan pangan secara maksimal," katanya usai melakukan panen raya di Kampung Jeruk Nyelap, Kelurahan Situmekar, Kecamatan Lembursitu, Sukabumi, Rabu (12/11)


Presiden sebelumnya melakukan panen padi hibrida dengan jenis Bernas Prima. produksi padi ini bisa mencapai hasil maksimal karena adanya penyuluhan yang tertata secara baik kepada para petani yang menggunakan benih tersebut. Selain itu, ketersediaan pupuk dan air juga turut membantu peningkatan hasil produksi padi.

"Keberhasilan panen raya dapat mencapai 16 ton/hektare," kata Walikota Sukabumi Mokh Muslikh Abdussyukur. Ia mengimbuhkan, hasil panen padi jenis Bernas setelah dilakukan penimbangan rata-rata sebanyak 11-13 ton per hektare.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×