kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Presiden: Percepat APBN untuk Dorong Pertumbuhan Sektor Riil


Kamis, 13 November 2008 / 09:10 WIB


Reporter: Yohan Rubiyantoro |

JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta agar penyerapan APBN dipercepat untuk mendorong pertumbuhan sektor riil. Selain itu, Presiden juga meminta agar proyek-proyek infrastruktur yang sedang berjalan ataupun sedang dalam proses pembiayaan dipercepat agar dapat menjadi stimulus bagi sektor lain.


"Sehingga sektor riil dapat mengalir lebih cepat," kata Mensesneg Hatta Rajasa usai Sidang Kabinet Paripurna di Kantor Presiden, Rabu (12/11).

Arahan Presiden tersebut diberikan sehubungan keberangkatan Presiden esok hari ke Washington untuk menghadiri sidang APEC dan Sidang G20. Presiden dijadwalkan akan melakukan lawatan ke luar negeri selama 2 minggu.

“Karena kunjungan Presiden memakan waktu lama, beliau memberikan arahan-arahan kepada menteri-menteri," katanya.

Presiden mengatakan bahwa proyek infrastruktur dan sektor riil perlu dipercepat untuk mendorong sektor lain sehingga dapat menyerap banyak tenaga kerja. Ia juga meminta agar para menteri menindaklanjuti 10 arahan yang pernah dipaparkan untuk mengatasi krisis finansial global. Misalnya di bidang investasi, tumpang tindih lahan harus segera diselesaikan.

"Semuanya harus di speed-up," kata Hatta. Presiden meminta agar para pelaku usaha dan kalangan perbankan untuk memelihara momentum pertumbuhan ekonomi saat ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×