kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.956.000   -17.000   -0,57%
  • USD/IDR 16.845   66,00   0,39%
  • IDX 8.104   -42,84   -0,53%
  • KOMPAS100 1.140   -5,81   -0,51%
  • LQ45 829   -3,44   -0,41%
  • ISSI 285   -2,28   -0,79%
  • IDX30 433   -0,67   -0,15%
  • IDXHIDIV20 521   1,04   0,20%
  • IDX80 127   -0,56   -0,44%
  • IDXV30 142   0,14   0,10%
  • IDXQ30 140   0,20   0,14%

Presiden Jokowi Berharap Produksi Beras Naik, Minta Petani Segera Tanam Padi


Rabu, 03 Januari 2024 / 12:39 WIB
Presiden Jokowi Berharap Produksi Beras Naik, Minta Petani Segera Tanam Padi
Presiden Joko Widodo usai menanam padi bersama petani di Kecamatan Kalibogor, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, 3 Januari 2024.


Reporter: Ratih Waseso | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar petani dapat mulai melakukan tanam padi di awal Januari 2024. Terlebih dengan mulai turunnya hujan, ia menilai kebutuhan air untuk tanam padi dapat tercukupi. 

Guna memastikan hal tersebut hari ini Rabu (3/1) Jokowi turun meninjau kegiatan tanam padi di Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. 

"Saya mau memastikan di awal Januari ini mulai menanam semuanya karena hujan sudah turun, air berarti sudah tercukupi kebutuhannya dari hujan, sehingga (bisa mulai) tanam," kata Jokowi dalam Kanal YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (3/1). 

Baca Juga: Jokowi Minta Anggaran Subsidi Pupuk Tahun Ini Ditambah Rp 14 Triliun

Dengan mulainya tanam di awal Januari Jokowi juga berharap saat panen nanti hasil dapat meningkat.

"Di Desember kita tanam 1,4 juta (hektare), di Januari 1,7 juta hektare, kemudian di Februari 1,4 juta hektare sehingga kita harapkan ada peningkatan produksi beras kita di masa panen di bulan Maret-April yang akan datang," imbuhnya. 

Ia menambahkan, saat ini pembelian pupuk untuk petani telah dipermudah dengan menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP). 

Kemudian untuk menghadapi masa panen, pemerintah melalui Pupuk Indonesia juga telah mempersiapkan 1,7 juta ton pupuk.

"Kemudian subsidi pupuk, saya sudah meminta ke Menteri Pertanian, Menteri Keuangan untuk mengajukan tambahan subsidi pupuk sebesar kurang lebih Rp 14 triliun," ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×