kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45921,46   1,15   0.12%
  • EMAS1.343.000 -0,30%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Presiden Jokowi Akan Hadiri KTT ASEAN-Australia, Ini yang Dibahas


Senin, 04 Maret 2024 / 10:52 WIB
Presiden Jokowi Akan Hadiri KTT ASEAN-Australia, Ini yang Dibahas
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo akan berangkat ke Melbourne Australia untuk menghadiri KTT Khusus ASEAN-Australia.


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan delegasi terbatas akan berangkat ke Melbourne Australia untuk menghadiri KTT Khusus ASEAN-Australia.

Jokowi mengatakan, KTT ini diselenggarakan untuk memperingati 50 tahun kemitraan ASEAN dan Australia. Tema yang diangkat adalah partnership for the future yang akan membahas bagaimana kemitraan strategis komprehensif ASEAN Australia dapat dioptimalkan ke depan guna mewujudkan kawasan Indo Pasifik yang damai, stabil, dan makmur. 

"Saya akan menggunakan kesempatan ini untuk mendorong kerja sama penguatan integrasi ekonomi, transisi energi, dan transformasi digital," ujar Jokowi di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Senin (4/3).

Baca Juga: RI-Australia Dorong Peningkatan Perdagangan dan Investasi yang Saling Menguntungkan

Selain itu, Jokowi juga akan mendorong pemajuan paradigma kolaborasi dan penghormatan hukum internasional secara konsisten, termasuk dalam isu Palestina.

Selain menghadiri KTT ASEAN-Australia, Jokowi juga berencana untuk melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Australia, PM Selandia Baru dan PM Kamboja.

"Saya dan rombongan InsyaAllah akan tiba kembali di Jakarta tanggal 6 Maret, hari Rabu," ucap Jokowi.

Lebih lanjut Jokowi juga akan mendorong kerja sama di electric vehicle agar kerja sama ini terjadi dan dilaksanakan secepat-cepatnya. Serta juga yang berkaitan dengan transformasi digital.

Baca Juga: Deal Proyek dan Kesepakatan Tercapai di Forum KTT ASEAN

Selain itu, saat pertemuan bilateral dengan PM Australia, Jokowi mengatakan kemungkinan adanya pembicaraan kerja sama pertahanan yang sebelumnya dibicarakan antara Menteri Pertahanan Indonesia dengan Menteri Pertahanan Australia.

"Termasuk itu akan kita bicarakan, tapi belum sampai sedetail apa yang akan kita bicarakan, tapi tentu saja itu juga akan kita bicarakan," jelas Jokowi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Sales and Operations Planning (S&OP) Negosiasi & Mediasi Penagihan yang Efektif Guna Menangani Kredit / Piutang Macet

[X]
×