kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.870   24,00   0,14%
  • IDX 8.885   -52,03   -0,58%
  • KOMPAS100 1.226   -2,75   -0,22%
  • LQ45 867   -1,47   -0,17%
  • ISSI 324   0,11   0,04%
  • IDX30 441   1,22   0,28%
  • IDXHIDIV20 520   3,38   0,65%
  • IDX80 136   -0,29   -0,21%
  • IDXV30 144   0,32   0,22%
  • IDXQ30 142   1,10   0,79%

Presiden: Genjot Produktivitas Perikanan


Selasa, 03 Agustus 2010 / 09:01 WIB
Presiden: Genjot Produktivitas Perikanan


Reporter: Raymond Reynaldi | Editor: Edy Can

AMBON. Tak hanya menjadikan Maluku sebagai lumbung ikan. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono juga meminta Kementerian Kelautan dan Perikanan menjadikan Indonesia sebagai produsen ikan di dunia.

Presiden SBY mengatakan Indonesia harus bisa menggenjot produktivitas sektor perikanannya. Sebagai langkah awal, pemerintah akan membangun dan merehabilitasi dermaga perikanan di daerah-daerah yang potensial. "Tentu kita tidak inginkan pencurian ikan di wilayah laut kita," tegas Presiden, Selasa (3/8), pada puncak acara Sail Banda 2010.

Tak hanya itu, Presiden juga meminta Kementerian Kelautan dan Perikanan membangun kapasitas sumber daya manusia di bidang perikanan. Presiden ingin pendidikan maritim dan bahari itu berdasarkan wawasan nusantara dan kepulauan.

Karena itu, Presiden menginginkan Kementerian Kelautan dan Perikanan membangun lembaga pendidikan bahari untuk masyarakat Ambon. Dia berharap dari lembaga ini akan tercipta intelektual kelautan yang handal.

Dengan demikian, Presiden bilang semua potensi sumber daya alam dapat dimanfaatkan secara optimal bagi peningkatan kesejahteraan, menciptakan lapangan kerja baru, serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×