kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.024.000   -25.000   -0,82%
  • USD/IDR 16.960   17,00   0,10%
  • IDX 7.586   -124,85   -1,62%
  • KOMPAS100 1.060   -17,16   -1,59%
  • LQ45 776   -11,77   -1,49%
  • ISSI 267   -5,67   -2,08%
  • IDX30 410   -8,94   -2,13%
  • IDXHIDIV20 507   -8,43   -1,64%
  • IDX80 119   -2,14   -1,77%
  • IDXV30 137   -1,76   -1,26%
  • IDXQ30 133   -2,57   -1,90%

Presiden: Genjot Produktivitas Perikanan


Selasa, 03 Agustus 2010 / 09:01 WIB
Presiden: Genjot Produktivitas Perikanan


Reporter: Raymond Reynaldi | Editor: Edy Can

AMBON. Tak hanya menjadikan Maluku sebagai lumbung ikan. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono juga meminta Kementerian Kelautan dan Perikanan menjadikan Indonesia sebagai produsen ikan di dunia.

Presiden SBY mengatakan Indonesia harus bisa menggenjot produktivitas sektor perikanannya. Sebagai langkah awal, pemerintah akan membangun dan merehabilitasi dermaga perikanan di daerah-daerah yang potensial. "Tentu kita tidak inginkan pencurian ikan di wilayah laut kita," tegas Presiden, Selasa (3/8), pada puncak acara Sail Banda 2010.

Tak hanya itu, Presiden juga meminta Kementerian Kelautan dan Perikanan membangun kapasitas sumber daya manusia di bidang perikanan. Presiden ingin pendidikan maritim dan bahari itu berdasarkan wawasan nusantara dan kepulauan.

Karena itu, Presiden menginginkan Kementerian Kelautan dan Perikanan membangun lembaga pendidikan bahari untuk masyarakat Ambon. Dia berharap dari lembaga ini akan tercipta intelektual kelautan yang handal.

Dengan demikian, Presiden bilang semua potensi sumber daya alam dapat dimanfaatkan secara optimal bagi peningkatan kesejahteraan, menciptakan lapangan kerja baru, serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Financial Statement in Action AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026

[X]
×