Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus mendorong penyelenggaraan acara berskala besar untuk menggerakkan perekonomian ibu kota.
Salah satunya melalui konser musisi internasional yang dinilai mampu memberikan kontribusi terhadap penerimaan pajak sekaligus aktivitas ekonomi di berbagai sektor.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan, konser The Weeknd memberikan kontribusi pajak sekitar Rp 12 miliar bagi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Baca Juga: Lengkap, Ini Bauran Kebijakan BI pada RDG Oktober 2026
Pramono mengatakan, penyelenggaraan acara berskala besar menjadi bagian dari upaya menjadikan Jakarta sebagai pusat kegiatan atau epicentrum event di Indonesia.
"Saya juga senang beberapa kegiatan seperti konser The Weekend dan Pesta Pora kemarin, saya mendapatkan laporan, mendapatkan konstribusi Rp 250 miliar. Dari The Weeknd saja pajaknya lumayan Rp 12 miliar," ujar Pramono dalam acara Jakarta Budget Talks, Rabu (21/10).
Menurutnya, penyelenggaraan konser internasional tidak hanya berdampak pada penerimaan pajak daerah. Aktivitas tersebut juga berpotensi mendorong perputaran uang melalui sektor pendukung.
Pemprov DKI pun berupaya meningkatkan kesiapan infrastruktur untuk mendukung kelancaran acara. Salah satunya melalui pembenahan Jakarta International Stadium (JIS) serta konektivitas kawasan stadion dengan Ancol.
Pramono mencontohkan, akses transportasi dan pengaturan parkir yang terintegrasi membantu memperlancar mobilitas penonton saat konser The Weeknd berlangsung.
Ia mengaku menyaksikan langsung konser pada hari kedua dan menilai penonton dapat keluar dari kerumunan dalam waktu relatif singkat.
Menurutnya, dukungan transportasi publik dan pengaturan parkir menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan acara berskala besar.
Baca Juga: BI Soroti Ketidakpastian Global dan Risiko Inflasi akibat Perang Timur Tengah
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














