kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Pramono Edhie lebih memilih urus keluarga


Senin, 25 Maret 2013 / 12:37 WIB
ILUSTRASI. Pepaya


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jendral Pramono Edhie angkatan pensiun pada 5 Mei 2013. Karena pada waktu tersebut Jenderal bintang empat ini sudah berusia 58 tahun. Setelah pensiun Pramono memilih tidak langsung terjun ke dalam dunia politik.

"Saya memilih mengurus keluarga dulu. Waktu saya selama ini lebih banyak tersita pada tugas-tugas. Sampai anak saya panggil saya om," ujar Pramono usai mendampingi presiden menyambut Presiden Liberia di Istana Merdeka, Senin (25/3).

Pramono mengatakan ia belum tertarik langsung masuk politik pasca pensiun. Baginya mengurus keluarga merupakan yang utama. Ia juga enggan menanggapi soal isu-isu pemilihan ketua umum partai demokrat yang mengadang-gadang dirinya sebagai calon kuat pengganti Anas Urbaningrum. Pramono lebih tertarik membicarakan soal penggantinya daripada soal politik.

Pramono bilang, ia sudah memiliki nama-nama orang yang tepat sebagai penggantinya kelak. Menurutnya, berdasarkan aturan, dirinya harus menyerahkan minimal tiga nama kepada presiden melalui panglima TNI. Nantinya, presiden yang menentukan siapa yang paling tepat mengisi jabatan kepala staf.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×