kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Pramono Edhie pastikan tidak pensiun dini


Selasa, 19 Maret 2013 / 17:55 WIB
ILUSTRASI. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada pagi ini (26/10)


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Kepala Staf Angkatan Darat TNI Pramono Edhie memastikan, dirinya tidak akan mengajukan pensiun dini. Hal itu dikatakan untuk membantah isu- isu yang mengatakan ia akan pensiun dini dari militer agar bisa mencalonkan diri jadi Ketua Umum Partai Demokrat. Pramono akan memasuki masa pensiun pada 3 Mei 2013 mendatang.

"Oh tidak, saya pensiun sesuai dengan aturannya. Jadi tidak ada percepatan (pensiun)," ujar Pramono usai mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat menyambut kedatangan Presiden Republik Belarus di Istana Merdeka, Selasa (19/3).

Sebelumnya, kalangan internal Partai Demokrat mengadang-gadang Promono sebagai calon Ketua Umum Partai Demokrat. Ipar SBY tersebut diyakini bisa memimpin partai yang didirikan SBY ini keluar dari krisis konflik internal. Bahkan Pramono dianggap sebagai calon potensial menjadi presiden pada pemilu 2014.

Namun terkait inspirasi tersebut Pramono enggan berkomenter. "Soal KLB? Tidak ada komentar," ujar Jendral bintang empat ini. Ia merasa masih memegang tampuk pimpinan TNI hingga masa pensiun pada Mei nanti.

Sekadar informasi, pada akhir Maret ini, Partai Demokrat akan menyelenggarakan KLB di Bali untuk memilih ketua umum. Apakah nama Pramono muncul atau tidak sebagai calon ketua umum Partai Demokrat itu? Kita tunggu saja!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×