Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto menargetkan pembangunan 1.000 desa nelayan setiap tahun sebagai bagian dari strategi pemerintah memperkuat ekonomi biru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir di Indonesia.
Program pembangunan desa nelayan modern tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah dalam mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah pesisir sekaligus mendukung produktivitas sektor perikanan nasional.
Pada tahap awal, Prabowo menyampaikan sebanyak 1.386 desa nelayan akan diresmikan pada tahun 2026. Setelah itu, pemerintah menargetkan penambahan 1.000 desa nelayan modern setiap tahunnya di berbagai daerah pesisir Indonesia.
"Dan tahun depan kita akan bangun lagi, 1000 desa nelayan, dan seterusnya setiap tahun 1.000 desa nelayan," kata Prabowo dalam peninjauan kampung nelayan di Gorontalo, Sabtu (9/5/2026).
Baca Juga: Prabowo Janji Bangun Desa Nelayan Modern di Miangas Tahun Ini
Presiden menegaskan bahwa pembangunan desa nelayan merupakan bagian dari komitmen negara untuk hadir dan memberdayakan masyarakat di sekitar 12.000 desa pesisir yang tersebar di Indonesia.
Melalui program tersebut, pemerintah berharap kualitas hidup masyarakat pesisir dapat meningkat, baik dari sisi ekonomi, infrastruktur, maupun akses terhadap sarana penunjang perikanan.
Selain membangun desa nelayan, pemerintah juga menyiapkan sebanyak 1.582 kapal ikan untuk didistribusikan kepada nelayan di berbagai wilayah Indonesia. Bantuan kapal tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas tangkap dan produktivitas nelayan nasional.
Baca Juga: Prabowo Beri Kapal 15 GT untuk Nelayan Miangas, Siapkan Kampung Nelayan Modern
Prabowo menjelaskan bahwa bantuan kapal akan dikelola dengan sistem komunal melalui pembentukan koperasi nelayan. Skema tersebut dinilai penting agar pemanfaatan kapal lebih efektif dan berkelanjutan.
"Nanti akan diatur, apakah 30 nelayan 1 koperasi nanti kita beri kapal. Kapal ini ada yang kecil juga ada yang menengah," ungkap Prabowo.
Pemerintah berharap program pembangunan desa nelayan modern dan distribusi kapal ikan dapat memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kelautan dan perikanan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













