kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 18.010   -10,00   -0,06%
  • IDX 5.955   39,34   0,67%
  • KOMPAS100 776   5,70   0,74%
  • LQ45 590   5,68   0,97%
  • ISSI 205   0,05   0,03%
  • IDX30 334   2,92   0,88%
  • IDXHIDIV20 412   3,80   0,93%
  • IDX80 88   0,76   0,87%
  • IDXV30 111   1,04   0,94%
  • IDXQ30 108   0,94   0,88%

Prabowo Tambah Polisi Hutan Jadi 70.000 Personel, Pengawasan Diperketat


Selasa, 07 Juli 2026 / 13:08 WIB
Prabowo Tambah Polisi Hutan Jadi 70.000 Personel, Pengawasan Diperketat
ILUSTRASI. Presiden Prabowo Subianto (KONTAN/Youtube TV Parlemen)


Reporter: kompas.com | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah bakal memperkuat perlindungan kawasan hutan dengan menambah jumlah polisi kehutanan (polhut) secara besar-besaran.

Presiden Prabowo Subianto memutuskan meningkatkan jumlah personel polhut menjadi 70.000 orang dari sekitar 5.000 personel yang ada saat ini.

Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim, Hashim Djojohadikusumo, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah menjaga hutan Indonesia yang dinilai sebagai aset strategis nasional sekaligus memperketat pengawasan terhadap berbagai kejahatan kehutanan.

"Pak Prabowo sudah putuskan untuk menjaga hutan-hutan yang begitu berharga. Polisi khusus kehutanan atau forest ranger akan bertambah dari 5.000 petugas menjadi 70.000 petugas untuk menjaga," ujar Hashim, Senin (6/7/2026).

Baca Juga: Prabowo: MBG hingga Hilirisasi Jadi Wujud Ekonomi Pancasila

Hashim menjelaskan, Kementerian Kehutanan telah mulai menjalankan proses rekrutmen tambahan personel secara bertahap. Menurutnya, sekitar 23.000 polisi kehutanan akan direkrut dalam kurun tiga tahun sebagai tahap awal untuk memperkuat pengamanan kawasan hutan.

Rencana penambahan personel tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo yang telah disampaikan sejak rapat terbatas di Padepokan Garuda Yaksa, Kabupaten Bogor, pada Desember 2025.

Saat itu, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni diminta melipatgandakan jumlah polisi hutan karena dinilai masih jauh dari kebutuhan di lapangan.

Raja Juli menilai keterbatasan jumlah personel membuat pengawasan kawasan hutan belum optimal. Ia mencontohkan, Provinsi Aceh yang memiliki sekitar 3,5 juta hektare hutan hanya dijaga oleh 32 polisi hutan.

"Pak Presiden memerintahkan agar melipatgandakan jumlah polisi kehutanan kita," kata Raja Juli.

Baca Juga: Prabowo Lantik Andi Rahadian Jadi Dubes RI Untuk Oman dan Yaman

Menurutnya, penambahan personel diharapkan dapat memperkuat upaya pemberantasan pembalakan liar (illegal logging) dan berbagai tindak kejahatan kehutanan yang selama ini menjadi penyebab utama kerusakan hutan di Indonesia.

Hashim juga mengungkapkan, keberadaan polisi kehutanan Indonesia mendapat perhatian positif dari Pangeran William dari Wales yang memimpin The Royal Foundation di Inggris. 

Menurutnya, lembaga tersebut memberikan apresiasi terhadap peran polisi hutan dalam menjaga kelestarian kawasan hutan dan keanekaragaman hayati.

Sumber: https://nasional.kompas.com/read/2026/07/07/12013631/prabowo-akan-tambah-polisi-kehutanan-menjadi-70000-personel?source=headline. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×