kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.799.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.827   -73,00   -0,41%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Prabowo: MBG hingga Hilirisasi Jadi Wujud Ekonomi Pancasila


Senin, 01 Juni 2026 / 12:32 WIB
Prabowo: MBG hingga Hilirisasi Jadi Wujud Ekonomi Pancasila
ILUSTRASI. Makan Bergizi Gratis hingga hilirisasi SDA, program ini bukan hanya janji dari Presiden Prabowo


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto menegaskan berbagai program prioritas pemerintah, mulai dari Makan Bergizi Gratis (MBG), hilirisasi sumber daya alam, penguatan koperasi hingga ketahanan pangan nasional merupakan bagian dari strategi membangun ekonomi yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila.

Dalam amanat upacara peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6/2026), Prabowo mengatakan pemerintah tidak ingin hanya berbicara mengenai pembangunan, tetapi menjalankan transformasi ekonomi yang selaras dengan cita-cita para pendiri bangsa.

Menurut Prabowo, ekonomi Pancasila harus mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama kelompok yang paling membutuhkan. Karena itu, pemerintah menjalankan berbagai program yang bertujuan memperkuat kesejahteraan rakyat sekaligus memperbesar nilai tambah ekonomi nasional.

“Atas dasar itulah pemerintah saat ini melakukan berbagai langkah transformasi. Kita tidak mau hanya bicara pembangunan, kita sekarang punya cita-cita yang lebih berani,” ujar Prabowo.

Baca Juga: Prabowo Akui Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Belum Dinikmati Merata oleh Rakyat

Ia menyebut strategi transformasi tersebut diwujudkan melalui penguatan hilirisasi sumber daya alam, pembangunan ketahanan pangan nasional, pengembangan koperasi dan ekonomi desa, hingga program MBG untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

“Kita memperkuat hilirisasi sumber daya alam, kita membangun ketahanan pangan nasional, kita memperkuat koperasi dan ekonomi desa, kita terus memberi makan bergizi gratis untuk membangun generasi Indonesia yang sehat, unggul dan cerdas,” katanya.

Selain itu, pemerintah juga terus memperkuat sektor pendidikan dan kesehatan serta memperbaiki tata kelola ekonomi agar kekayaan nasional tidak terus mengalami kebocoran dan mengalir ke luar negeri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×