kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.713.000   -20.000   -0,73%
  • USD/IDR 17.959   -71,00   -0,39%
  • IDX 5.902   155,73   2,71%
  • KOMPAS100 783   23,11   3,04%
  • LQ45 589   20,16   3,54%
  • ISSI 202   4,81   2,44%
  • IDX30 335   12,48   3,87%
  • IDXHIDIV20 413   15,31   3,84%
  • IDX80 88   2,33   2,70%
  • IDXV30 111   2,33   2,15%
  • IDXQ30 108   3,73   3,59%

Prabowo Klaim Banjir Undangan dari 18 Negara Usai Terima Surat Kepercayaan Dubes


Rabu, 10 Juni 2026 / 17:18 WIB
Prabowo Klaim Banjir Undangan dari 18 Negara Usai Terima Surat Kepercayaan Dubes
ILUSTRASI. Presiden Prabowo Subianto menerima surat kepercayaan dari sembilan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuas (BPMI Setpres/dok)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto blak-blakan mendapatkan 18 undangan untuk berkunjung ke luar negeri kembali. 

Prabowo mengatakan hal itu didapatkannya usai menerima 18 duta besar baru di Istana Kepresidenan pada beberapa hari yang lalu. 

"Dua hari tiga hari ini saya menerima berapa, 18 duta besar. Hampir semuanya menyampaikan undangan dari presiden dan perdana menteri masing-masing. Bayangkan 18 negara itu, terbangnya sudah kelenger aku," kata Prabowo dalam Peresmian Pembukaan Munas HIPMI, dipantau secara daring dari Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (10/6/2026).

Baca Juga: Presiden Prabowo Tinjau Banjir Sumatra Barat, Pastikan Pemulihan dan Penanganan Cepat

Menurut Presiden, banyaknya undangan tersebut merupakan risiko logis dari posisi geopolitik Indonesia yang strategis dan menganut prinsip ekonomi politik bebas aktif (non-aligned). 

Di tengah eskalasi konflik global dan ketidakpastian rantai pasok ekonomi dunia, posisi Indonesia yang netral justru menjadikannya sebagai mitra dagang dan investasi yang paling dicari oleh banyak blok kekuatan dunia. 

Prabowo menambahkan, posisi Indonesia sebagai bagian dari organisasi internasional utama seperti G20, APEC, OKI, hingga proses bergabungnya RI ke dalam blok ekonomi BRICS, membuat daya tawar investasi domestik kian diperhitungkan. 

Oleh sebab itu, pemeliharaan hubungan baik dengan seluruh kekuatan ekonomi global menjadi hal yang mutlak demi mengamankan kepentingan ekonomi nasional. 

Baca Juga: Prabowo Terima Surat Kepercayaan dari Sembilan Duta Besar Negara Sahabat

Dia mencontohnya mendapatkan undangan langsung dari Trump hingga Putin untuk memperkuat kerjasama strategis. 

"Jadi saudara-saudara, Presiden Amerika undang, Presiden Rusia undang juga. Gue nongol di Washington, gue nggak nongol di Moskow? Nggak bisa. Habis itu diundang lagi oleh Presiden Xi Jinping. Ya aku hadir," jelas Prabowo. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×