Reporter: Hervin Jumar | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. InJourney Destination Management (IDM) melakukan penyesuaian operasional di kawasan Taman Wisata Candi Prambanan pada Rabu (8/7/2026) seiring kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto bersama Perdana Menteri India Narendra Modi ke kompleks candi tersebut.
Meski demikian, kawasan wisata tetap dibuka secara terbatas. Wisatawan masih dapat mengunjungi Candi Sewu, Candi Lumbung, Candi Bubrah, dan Lapangan Siwa melalui pintu masuk Candi Sewu di Klaten.
Baca Juga: Danantara Bangun PSEL Bali, Target Kurangi Sampah ke TPA hingga 80%
Tiket yang telah dibeli secara daring (online) tetap berlaku dengan penyesuaian area kunjungan serta tambahan fasilitas bagi pengunjung. Sementara itu, pembelian tiket secara langsung (on site) hanya dilayani hingga pukul 15.00 WIB.
Direktur Komersial InJourney Destination Management, Gistang Panutur, mengatakan penyesuaian operasional dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap agenda kenegaraan yang memiliki arti strategis bagi hubungan bilateral Indonesia dan India.
"Sebagai pengelola destinasi, kami mendukung penuh penyelenggaraan agenda kenegaraan ini melalui penyesuaian operasional yang dilakukan secara terencana, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan berkesan," ujar Gistang dalam keterangan resminya.
Baca Juga: Temui Purbaya, Said Iqbal Minta Pajak JHT dan THR Buruh Jadi 0%
Ia memastikan penyesuaian tersebut tidak mengurangi pengalaman wisatawan menikmati kawasan warisan budaya Prambanan. Pengunjung tetap dapat mengeksplorasi Candi Sewu, Candi Lumbung, dan Candi Bubrah dengan tetap mengutamakan aspek keamanan dan kenyamanan.
"Kami memastikan pengalaman pengunjung tetap menarik dan bermakna. Wisatawan masih dapat menikmati kekayaan nilai sejarah dan budaya di tengah lanskap hijau yang menjadi karakter khas kawasan ini," katanya.
Untuk mendukung kelancaran kunjungan kenegaraan, IDM telah berkoordinasi dengan kementerian terkait, pemerintah daerah, aparat keamanan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya guna memenuhi standar pengamanan yang ditetapkan pemerintah.
"Kami terus melakukan koordinasi intensif dengan seluruh pemangku kepentingan. Penyesuaian operasional dilakukan secara dinamis mengikuti kebutuhan di lapangan agar seluruh rangkaian kunjungan dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar tanpa mengurangi kualitas pengelolaan destinasi," ujar Gistang.
Baca Juga: Indeks Keyakinan Konsumen Kembali Turun Pada Juli 2026, Ini Penyebabnya
IDM mengimbau masyarakat yang berencana mengunjungi kawasan Candi Prambanan pada Rabu (8/7) untuk menyesuaikan jadwal perjalanan serta memantau informasi operasional melalui kanal resmi perusahaan.
Menurut IDM, dalam empat tahun terakhir kawasan Candi Prambanan dan Candi Borobudur telah beberapa kali menjadi lokasi kunjungan kenegaraan.
Hal ini semakin memperkuat posisi kedua destinasi tersebut sebagai lokasi diplomasi budaya sekaligus mendukung penyelenggaraan agenda strategis nasional maupun internasional.
Sebagai informasi, Presiden Prabowo Subianto mendampingi Perdana Menteri India Narendra Modi mengunjungi Candi Prambanan pada Rabu (8/7) sebagai bagian dari rangkaian kunjungan kenegaraan PM India ke Indonesia.
Kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja sama kedua negara di bidang kebudayaan dan pelestarian warisan budaya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














