kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Prabowo bahas soal alutsista dan industri pertahanan dengan Menhan Prancis


Selasa, 14 Januari 2020 / 11:43 WIB
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengikuti rapat di kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (11/11/2019).


Sumber: Kompas.com | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyambangi kantor Menteri Pertahanan Prancis Florence Parly di Kantor Kementerian Pertahan Prancis, Paris, Senin (13/01).

Kunjungan tersebut merupakan pertemuan bilateral guna memperkuat kerja sama bidang pertahanan kedua negara. Tak hanya itu, kunjungan tersebut juga bertujuan untuk memajukan industri pertahanan Indonesia.

Baca Juga: Analis tidak rekomendasikan saham yang masuk dalam portofolio Asabri

"Saya mencatat bahwa sebagai dua mitra strategis, Indonesia-Prancis selama ini memiliki kerja sama pertahanan yang baik. Indonesia ingin terus tingkatkan kerja sama pertahanan, khususnya di bidang yang dapat perkuat alutsista TNI dan memajukan industri pertahanan Indonesia," ujar Prabowo dalam keterangan tertulis KBRI Paris yang diterima Kompas.com, Selasa (14/1/2020).

Sementara itu, Duta Besar RI untuk Prancis Arrmanatha Christiawan Nasir mengatakan, peluang peningkatan kerja sama pertahanan kedua negara masih terbuka lebar.

Mengingat, kedua negara memiliki hubungan bilateral yang baik dan kebijakan polugri yang independen.

Baca Juga: Asabri: Pembayaran klaim berjalan normal

Selain itu, lanjut Arrmanatha, kedua menteri pertahanan juga menyepakati penguatan kerja sama pertahanan dalam bentuk Defense Cooperation Agreement (DCA) atau perjanjian kerja sama bidang pertahanan.

Arrmanatha menuturkan, kedua menteri mendorong agar DCA dapat segera diselesaikan pada tahun ini sebagai framework kerja sama pertahanan ke depan.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×