kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

PPP ke Jokowi malam-malam, pastikan berkoalisi


Kamis, 16 Oktober 2014 / 23:30 WIB
ILUSTRASI. Drama Korea Dr. Romantic 3, salah satu drakor terbaru saat ini dengan tema medis yang wajib ditonton penggemar K-drama.


Sumber: Kompas.com | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memastikan bergabung ke kubu Joko Widodo-Jusuf Kalla. Kepastian itu didapat seusai sejumlah kader partai dengan lambang Kakbah itu berbondong-bondong bertamu ke kediaman Jokowi di Jalan Taman Suropati 7, Menteng, Jakarta Pusat pada Kamis (16/10/2014) malam. 

"Kalian lihat ya, ini pertanda bahwa kami lebih ke koalisi Indonesia hebat (KIH). Insya Allah (bergabung)," ujar Wakil Sekretaris Jenderal PPP Syaifullah Tamliha seusai pertemuan yang berlangsung sekitar tiga jam tersebut. 

Syaifullah menyerahkan teknis kerja sama politik tersebut ke sejumlah nama yang telah ditunjuk internal partai. Kesepakatan koalisi akan dituangkan di hitam di atas putih. Tetapi, dia enggan menyebutkan siapa nama yang ditunjuk itu. 

Syaifullah hanya memastikan bahwa pengumuman koalisi akan dilakukan secepat-cepatnya. "Penandatanganan kesepakan Insya Allah ada. Kalau mau besok bisa, besok. Tetapi belumlah," ujar Syaifullah. 

Soal transaksi politik, Syaifullah menampik hal itu. Menurut dia, partainya mengikuti pola koalisi yang telah menjadi prinsip pemimpin koalisi. 

"Kami melakukan komunikasi politik yang tak menganut azas transaksional," ucap dia. Pertemuan para kader PPP dengan Jokowi itu berlangsung tertutup. Rombongan kader PPP itu menaiki lima mobil. 

Jokowi mengantarkan tamunya itu hingga depan pintu rumah saja. Ia tidak bersedia diwawancara wartawan. Jokowi sempat melongok ke luar pintu. Namun, dia masuk ke dalam lagi.(Fabian Januarius Kuwado)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×