kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.814.000   5.000   0,18%
  • USD/IDR 17.266   44,00   0,26%
  • IDX 7.072   -34,13   -0,48%
  • KOMPAS100 955   -6,68   -0,69%
  • LQ45 682   -4,42   -0,64%
  • ISSI 255   -2,37   -0,92%
  • IDX30 378   -0,88   -0,23%
  • IDXHIDIV20 463   -1,76   -0,38%
  • IDX80 107   -0,70   -0,65%
  • IDXV30 135   -1,18   -0,87%
  • IDXQ30 121   -0,66   -0,55%

PPIH Arab Saudi Gelar Rakor Armuzna, Pastikan Kesiapan Pelayanan Puncak Haji


Selasa, 28 April 2026 / 18:26 WIB
PPIH Arab Saudi Gelar Rakor Armuzna, Pastikan Kesiapan Pelayanan Puncak Haji
ILUSTRASI. Jemaah haji kembali ke hotel setelah shalat Dzuhur di masjid Nabawi, (KONTAN/Siti Masitoh)


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID – MADINAH. Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menggelar Rapat Koordinasi Perdana Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina atau Armuzna) untuk membahas persiapan operasional puncak haji 1447 Hijroyah atau 2026 Masehi.

Rapat Koordinasi Perdana Armuzna berlangsung di Kantor Daerah Kerja (Daker) Makkah, Arab Saudi pada Selasa (28/4/2026). Rapat dipimpin oleh Kabid Transportasi PPIH Arab Saudi, Syarif Rahman bersama para pimpinan di setiap bidang, di antaranya Perlindungan Jemaah (Linjam), Armuzna, Layanan Disabilitas (Landis), dan Transportasi.

Baca Juga: Menkomdigi Klaim Roblox Bakal Lapor Soal Kepatuhan PP Tunas Soal Batas Usia

PPIH Arab Saudi memastikan bahwa seluruh aspek teknis dalam penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M akan disiapkan semaksimal mungkin, oleh karena itu rapat koordinasi digelar secara berkala untuk memastikan perkembangan persiapan.

Sejumlah aspek dibahas dalam rapat tersebut, mulai dari kesiapan sarana transportasi, mencakup jumlah bus yang disiapkan untuk membawa para jemaah haji, jadwal bus dan kesiapan terminal, hingga memastikan transportasi bagi jemaah haji lansia dan disabilitas yang menggunakan kursi roda.

Dalam rakor itu juga dibahas soal layanan Perlindungan Jemaah (Linjam) untuk memastikan keamanan penyelenggaraan haji dan kelancaran operasional, juga perlindungan bagi para jemaah haji.

Lalu, rakor itu juga memastikan kesiapan layanan kesehatan bagi para jemaah haji, seperti kesiapan para tenaga kesehatan, skema penanganan medis darurat, hingga penguatan pemantauan kepada jemaah haji lansia dan berisiko tinggi (risti).

Alur pergerakan jemaah, kesesuaian fasilitas dengan jadwal ibadah dan pergerakan jemaah, hingga kesiapan petugas haji turut menjadi sorotan penting dalam rakor tersebut.

“Kita harus memastikan pelayanan maksimal kepada jemaah haji, oleh karena itu petugas harus menyiapkan semua aspek dengan maksimal,” ujar Syarif.

Baca Juga: TikTok Nonaktifkan 1,7 Juta Akun Anak di Bawah Usia 16 Tahun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×