Reporter: Siti Masitoh | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) memulangkan enam orang calon Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Tahun 1447 H/2026 M yang sedang menjalankan proses pendidikan dan pelatihan (diklat) selama 20 hari di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Wakil Menteri Haji dan Umroh Dahnil Anzar Simanjuntak mencatat, pada diklat hari ke enam, terdapat enam peserta yang telah dipulangkan.
“Ada setidaknya 6 orang yang sudah berguguran. Ada 3 orang yang karena sakit. Jadi sejak awal ketika masuk tidak jujur menyatakan bahwasannya dia ada sakit,” tutur Dahnil dalam sambutannya pada Apel malam PPIH, Kamis (15/1/2026).
Baca Juga: Wamenhaj: Integritas Petugas Jadi Penentu Sejarah Baru Haji Indonesia
Dahnil mendapatkan informasi bahwa sejak awal terdapat peserta yang tidak jujur menyatakan kondisi kesehatannya, seperti mengidap TBC, yang justru berpotensi membahayakan peserta lain karena penyakit tersebut dapat menular.
Oleh karena itu, pihaknya memutuskan untuk memulangkan mereka dan menggugurkan hak keikutsertaannya. Ia menegaskan bahwa seluruh peserta dianggap sebagai satu keluarga yang harus saling menjaga, sehingga tidak boleh ada pihak yang mencelakai maupun dicelakai, dengan tujuan agar semua tetap sehat dan bugar.
“Yang jelas tidak ada boleh yang mencelakai atau dicelakai. Kita ingin semuanya tetap sehat, kita ingin semuanya tetap bugar. Untuk memastikan nanti pada bulan April dan Mei kita bisa bertugas dengan baik,” tandasnya.
Selanjutnya: Cuma 3 Hari! Promo Mister Donut Long Weekend 1 Lusin Donut Harga Spesial
Menarik Dibaca: Cuma 3 Hari! Promo Mister Donut Long Weekend 1 Lusin Donut Harga Spesial
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News












![[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_17122515210200.jpg)
