kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Posko mudik di jalur rawan bencana


Senin, 12 Juni 2017 / 05:28 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat membentuk posko di sejumlah titik jalan nasional. Posko dibentuk di jalan nasional rawan bencana, seperti; di Nagrek, Lingkar Gentong, Ciung, Wanara dan Banjar.

Arie S Moerwanto,  Dirjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mengatakan, posko dibentuk sebagai upaya atas kemungkinan terjadinya bencana di jalur mudik.

"Terutama di jalur selatan yang rawan banjir dan longsor, walau akan kemarau, masih ada hujan, sehingga dengan posko yang dilengkapi alat berat, serta material nantinya kalau ada masalah semua bisa cepat ditangani," katanya dalam pernyataan yang dikeluarkan di Jakarta, Minggu (11/6).

Selain membentuk posko, Arie mengatakan, agar bencana longsor bisa dihindari pihaknya telah memperkuat tebing jalan. Titik penguatan salah satunya dilakukan di ruas Wangon- Karang Pucung.

Arie mengatakan, ada lima titik jalan di wilayah tersebut yang longsor. Saat ini, tiga titik sudah diselesaikan. Sementara itu, dua lainnya ditargetkan 15 Juni mendatang bisa selesai.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×