kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.831.000   -26.000   -0,91%
  • USD/IDR 17.074   71,00   0,42%
  • IDX 6.968   -58,84   -0,84%
  • KOMPAS100 961   -10,42   -1,07%
  • LQ45 704   -10,50   -1,47%
  • ISSI 250   -1,18   -0,47%
  • IDX30 387   -1,84   -0,47%
  • IDXHIDIV20 481   -2,10   -0,43%
  • IDX80 108   -1,40   -1,28%
  • IDXV30 133   -0,73   -0,55%
  • IDXQ30 126   -0,96   -0,75%

Pos belanja barang tercatat mengalami penurunan tajam pada Mei 2020


Rabu, 17 Juni 2020 / 14:40 WIB
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat melakukan konferensi pers daring, Selasa (16/6).


Reporter: Rahma Anjaeni | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat, realisasi belanja barang pada periode Januari-Mei 2020 sebesar Rp 69,4 triliun atau terkontraksi 30,1% dibandingkan realisasi tahun lalu yang sebesar Rp 99,2 triliun.

"Kita melihat belanja barang mengalami kontraksi sangat dalam, karena perjalanan dinas, pertemuan dan yang lain-lain itu merosot dan tidak ada. Semuanya sudah melalui video conference, itu bagus berarti terjadi efisiensi," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam konferensi pers daring, Selasa (16/6).

Baca Juga: Menyiapkan dana persalinan sejak dini, perlukah?

Jika mengacu pada alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di dalam Perpres 54/2020 yang sebesar Rp 284,5 triliun, maka realisasi belanja barang ini sudah memenuhi 24,4% dari pagu tersebut.

Adapun komponen belanja barang ini terdiri atas Barang, Jasa, Pemeliharaan, Perjalanan, Badan Layanan Umum (BLU), dan Untuk Masyarakat/Pemerintah Daerah (Pemda).

Baca Juga: Pendapatan negara hingga bulan Mei 2020 turun akibat pandemi corona

Dari semua pos tersebut, yang paling besar pemotongan atau penurunannya adalah belanja perjalanan yang terkontraksi 58,8% dan belanja yang diberikan kepada masyarakat serta Pemda sebesar 34%.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×