kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Polri ingin tunjangan naik 60%, sama seperti TNI


Kamis, 04 Juni 2015 / 21:05 WIB
ILUSTRASI. Mengontrol rasa marah bisa jadi salah satu hal yang paling sulit dilakukan, terutama bagi orang-orang yang memiliki temperamen tinggi.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Kapolri Jenderal polisi Badrodin Haiti menegaskan tunjangan Polri sebesar 36% masih kurang. Ia berharap tunjangan untuk anggota korps Bhayangkara dinaikkan sama seperti tunjangan yang diperoleh TNI yakni mencapai 60%.

"TNI kan tunjangan kinerjanya dinaikkan 54-60%, nah kita juga mengajukan hal yang sama," kata Badrodin kepada wartawan usai menemui Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla di kantor Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Kamis (4/6).

Saat ditanya apakah Polri perlu membenahi diri dulu sebelum tunjangannya dinaikkan, Badrodin justru bertanya balik ke wartawan apa yang masih perlu diperbaiki dari lembaga Kepolisian.

"Sudah ada yang menilai, ya silahkan saja, bukan sampeyan yang nilai. Ada (tim) reformasi birokrasi yang menilai," jelasnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengumumkan kenaikan tunjangan untuk TNI hingga 54-60%.

Ia mengumumkan hal itu dalam sambutannya, usai diangkat sebagai anggota kehormatan TNI, di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, 16 April lalu.

Presiden berharap dengan kenaikan tunjangan, maka anggota TNI dapat bekerja lebih baik lagi. Dengan kedaulatan dan keamanan yang baik, Presiden menilai program-program pemerintah untuk membangun infrastruktur dan mendongkrak pertumbuhan ekonomi juga akan berjalan dengan baik. (Nurmulia Rekso Purnomo)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×