kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Otorita IKN Klaim Investor Tetap Antusias Meski Jakarta Masih Berstatus Ibu Kota RI


Jumat, 15 Mei 2026 / 18:32 WIB
Otorita IKN Klaim Investor Tetap Antusias Meski Jakarta Masih Berstatus Ibu Kota RI
ILUSTRASI. Istana Negara yang berada di Ibu Kota Nusantara (IKN) (Dok./Humas Otorita IKN)


Reporter: Leni Wandira | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otorita Ibu Kota Nusantara menegaskan minat investor terhadap proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) tetap tinggi meski Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan Jakarta masih berstatus sebagai ibu kota negara hingga ada keputusan presiden terkait pemindahan ibu kota.

Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara Otorita IKN Troy Pantouw mengatakan putusan MK tidak mengganggu optimisme investor maupun progres pembangunan IKN.

“Investor tetap positif. Bahkan Pak Basuki hampir tiap hari menerima investor baik swasta dalam negeri maupun luar negeri,” ujar Troy kepada Kontan, Jumat (15/5).

Baca Juga: Prabowo Sebut Satgas Pengawas Hutan Telah Setor Rp 40 Triliun Sejak Dibentuk 2025

Menurut Troy, putusan MK justru memperkuat ketentuan dalam Undang-Undang Ibu Kota Negara bahwa perpindahan ibu kota memang akan dilakukan melalui keputusan presiden.

Ia menilai publik keliru apabila menganggap putusan MK berarti Jakarta akan tetap menjadi ibu kota secara permanen.

“Kadang-kadang headline di media sosial itu seakan-akan ibu kota di Jakarta untuk seterusnya, bukan seperti itu,” katanya.

Troy menjelaskan saat ini pembangunan IKN telah memasuki tahap kedua setelah penyelesaian kawasan inti pemerintahan pada fase pertama, mulai dari Istana Presiden, kantor kementerian, hunian ASN, jalan tol, bendungan, hingga Bandara Nusantara.

Pada tahap kedua, pemerintah mulai membangun kompleks legislatif dan yudikatif sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto dengan target penyelesaian pada 2028.

“Ini semua on track. Tidak ada masalah,” ujarnya.

Selain proyek pemerintah, Troy menyebut pembangunan sektor swasta juga terus berjalan. Beberapa proyek yang telah beroperasi di antaranya hotel, rumah sakit, hingga sekolah. 

Sementara sejumlah investor asing juga mulai masuk untuk membangun apartemen, pusat perbelanjaan, dan energi terbarukan.

Ia menyebut investor dari China, Korea Selatan, Singapura, hingga Timur Tengah telah menjalin kerja sama pembangunan di kawasan IKN.

Menurut Troy, ketertarikan investor muncul karena konsep pembangunan IKN yang mengusung smart city, forest city, dan sponge city.

“Mereka tidak melihat kondisi sekarang saja, tapi melihat future-nya. Jadi optimisme itu timbul dari konsep pembangunan IKN,” katanya.

Dari sisi aktivitas kawasan, Troy mengatakan IKN saat ini bukan lagi sekadar proyek pembangunan karena sudah mulai dihuni ribuan pegawai dan pekerja.

“Kurang lebih sudah 2.000 orang yang bekerja dan tinggal di situ,” ujarnya.

Otorita IKN juga memastikan dukungan anggaran pemerintah tetap berjalan dan tidak ada kekhawatiran proyek akan mangkrak di tengah jalan.

“Tidak. Jelas tegas saya mengatakan tidak,” kata Troy terkait kemungkinan pembangunan IKN berhenti.

Baca Juga: Jemaah Haji Gelombang I Telah Sepenuhnya Diberangkatkan ke Makkah

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×