kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Polisi-Mahasiswa bentrok di Gambir


Selasa, 27 Maret 2012 / 15:53 WIB
Polisi-Mahasiswa bentrok di Gambir
ILUSTRASI. Sebelum berakhir, simak cara mengisi & lapor SPT online untuk gaji Rp 60 juta ke atas


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Bentrok antara mahasiswa dan polisi tak terhindarkan di Jalan Medan Merdeka Timur sekitar Stasiun Kereta Api Gambir, Jakarta Pusat, sore ini.

Bentrokan terjadi karena mahasiswa dilarang mendekat ke arah Istana Negara. Mahasiswa yang terlibat bentrok itu adalah mahasiswa yang sebelumnya beraksi di Jalan Diponegoro.

Mereka keluar ketika massa pengunjuk rasa yang pagi tadi berunjuk rasa di depan Istana membubarkan diri. Mereka berjalan kaki melalui Jalan Pegangsaan Timur-Cikini-Tugu Tani.

Para mahasiswa mencoba nekat terus maju ke Istana. Hingga saat ini mahasiswa masih terus berusaha maju ke Istana, meskipun polisi terus menembakkan gas air mata dan menyemprot air dengan water canonnya.

Sementara itu, ratusan demonstran menutup Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, sekitar pukul 15.00 tadi. Mereka masih menggelar aksi penolakan atas rencana kenaikan harga BBM.

Meskipun hujan sempat turun dan petir menyambar-nyambar, namun aksi tetap berjalan. Mahasiswa berkelompok dengan mengibarkan bendera aneka warna dari berbagai elemen. Massa aksi berhadapan dengan polisi yang bertugas mengamankan demonstrasi. (Agnes Rita Sulistyawaty | Marcus Suprihad/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×