kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Polandia ingin berkontribusi pada KTT G20 di Bali tahun depan


Selasa, 12 Oktober 2021 / 14:42 WIB
ILUSTRASI. Polandia ingin ikut berkontribusi pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang akan dihelat tahun depan di Bali, Indonesia.


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Polandia ingin ikut berkontribusi pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang akan dihelat tahun depan di Bali, Indonesia. 

Menurut Michal Weglarz, diplomat bidang politik Polandia, kontribusi yang dapat diberikan Polandia adalah dengan membagikan pandangan Polandia serta Eropa Tengah yang belum terwakili dalam G20. 

"Polandia dapat memberikan kontribusi dengan membagikan pengalaman sukses di bidang pembangunan sosial-ekonomi dan juga beberapa proyek transisi ekonomi," jelas Michal, saat bertemu dengan wartawan di kediaman Duta Besar Polandia, Selasa (12/10/2021). 

Dia menjabarkan, kerjasama antara Indonesia dan Polandia dapat ditekankan pada tiga sektor utama yakni finansial, energi, dan digitalisasi. 

Baca Juga: KTT G20 Kerek Devisa Pariwisata Tahun Depan

Untuk jalur finansial, Michal mengungkapkan, Polandia hadir untuk memperkuat kerjasama internasional di bidang perpajakan. Ada beberapa kemajuan yang sudah ditorehkan Polandia dalam hal pajak. 

"Salah satunya, Polandia menginisiasi apa yang disebut VAT compact dan VAT fraud untuk mendukung kerjasama internasional menghadapi penipuan di bidang pajak," jelasnya.  

Selain itu, Polandia juga berkontribusi aktif dalam menangani kasus pencucian uang dan pembiayaan kelompok teror. 

Kemajuan lainnya dalam hal perpajakan adalah Polandia dalam empat tahun terakhir tidak menaikkan pajak untuk corporate. 

Baca Juga: Ingin Perangi Perubahan Iklim, Jepang Investasikan Cadangan Devisa di Obligasi Hijau

"Kini, salah satu program prioritas pemerintah Polandia adalah Cashless Poland," jelasnya. 

Kemudian, terkait dengan isu energi, selama tiga dekade terakhir Polandia telah berhasil mencapai pertumbuhan ekonomi disertai dengan penurunan emisi. 

Dalam hal ini, Polandia telah melakukan transformasi secara bertahap daro ekonomi yang bergantung pada batu bara menuju ke energi baru terbarukan (EBT).

"Saat ini, bauran EBT adalah 15% dan diperkirakan akan mencapai 28,5% pada 2040," papar Michal. 

Dia juga bilang, PLTU akan dihentikan secara bertahap dari saat ini beroperasi 70%-80% menjadi 30% di tahun 2040.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×