Reporter: Fitri Nur Arifenie | Editor: Dikky Setiawan
JAKARTA. PT PLN (Persero) menyatakan, kondisi listrik di kota Padang dan Pariaman, Sumatera barat, berangsur-angsur mulai membaik. Hal ini karena sudah berfungsinya kembali 165 dari 529 gardu industri yang ada di dua kota tersebut. PLN menargetkan, dalam waktu empat hingga lima hari mendatang, seluruh gardu distribusi dapat kembali berfungsi.
"Kami harus mempercepat penerangan listrik dengan mengerahkan bantuan dari berbagai daerah karena tersebarnya kerusakan. Tiang listrik banyak yang rubuh, kabel ke rumah-rumah putus dan gardu distribusi banyak yang rusak," kata Dirut PLN Fahmi Mochtar, Senin (05/10).
Hingga kemarin malam, menurut catatan PLN, seluruh feeder kota Padang dan 81,18% gardu distribusi sudah menyala. Kota Pariaman yang dipasok 5 feeder dengan 288 gardu distribusi 100% sudah berfungsi, namun di Kabupaten Pariaman baru 60%.
Sayangnya, meskipun semua gradu distribusi bisa kembali berfungsi, belum tentu semua rumah dan gedung bisa menyala lantaran banyaknya kabel listrik yang putus. Untuk itu, PLN akan memperbaiki terlebih dahulu instalasi listrik yang rusak tersebut. Untuk sementara, ketika kondisi kelistrikan belum berjalan dengan normal, PLN akan mendatangkan 134 trafo distribusi.
Jumlah kendaraan bantuan yang dikerahkan dari PLN setempat di Padang-Pariaman berupa enam unit mobil operasi, 10 unit crane dan 21 unit truk. Selain itu, ada tambahan bantuan dari PLN Unit lain sejumlah 41 unit mobil operasi dan 4 unit crane. Dengan bantuan tersebut, "Hari ini, 20% kota Pariaman sudah menyala kembali," jelas Fahmi Mochtar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News