kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Pimpinan KPK terpilih akan diminta teken pakta integritas


Sabtu, 26 November 2011 / 11:51 WIB
ILUSTRASI. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 57,10 poin atau melorot 0,95% ke level 5.979,07, Rabu (30/12).


Reporter: Dupla Kartini, Tribunnews.com | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Calon pimpinan KPK yang terpilih menjadi pimpinan KPK jilid III akan diminta meneken pakta integritas.

"Mereka akan tandatangan pakta integritas. Kalau seandainya terjadi peristiwa seperti yang sekarang (KPK jilid II), mereka akan mengundurkan diri. Itu yang mungkin akan diperbaharui," tukas anggota Komisi III DPR Trimedya Panjaitan, di Jakarta, Sabtu (26/11).

Menurut Trimedya, pimpinan KPK jilid III yang terpilih juga akan dilihat integritas, komitmen, serta visi dan misinya. "Dan road map pemberantasan korupsinya," urainya.

Sebagai catatan, pimpinan KPK jilid II, sarat dengan masalah hukum. Diantaranya, Antasari Azhar yang akhirnya menjadi terpidana kasus pembunuhan. Chandra M Hamzah dan Bibit Samad Rianto yang sempat menjadi tersangka kasus pemerasan dan penyalahgunaan wewenang di Bareskrim Polri.

Dan terakhir, hampir semua pimpinan, kecuali Bibit, harus berhadapan dengan Komite Etik lantaran diduga melanggar kode etik dalam penanganan kasus Nazaruddin. (Vanroy Pakpahan/Tribunnews.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×