kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Pimpinan DPR evaluasi fasilitas spa dan pijat refleksi


Rabu, 01 September 2010 / 11:22 WIB


Reporter: Lamgiat Siringoringo | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akan mengevaluasi fasilitas kebugaran di gedung baru senilai Rp 1, 8 triliun itu. Sebab, berbagai fasilitas yang dirancang Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) belum mendapat persetujuan anggota DPR termasuk pimpinan.

Wakil Ketua DPR Pramono Agung mengatakan, fasilitas itu mencederai masyarakat yang hidup dalam keprihatinan. Lagi pula, Pramono mengatakan, anggota DPR tidak membutuhkan fasilitas tersebut. "Sekalian saja nanti ada panti pijatnya," selorohnya, Rabu (1/9).

Kemarin, BURT DPR telah memaparkan rencana pembangunan gedung DPR baru. Gedung setinggi 36 lantai itu akan dilengkapi dengan berbagai fasiltias kebugaran seperti spa, pusat refleksi, dan kolam renang. BURT mengatakan, fasilitas itu merupakan syarat dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Fasilitas itu dimaksudkan sebagai fasilitas sosial dan fasilitas umum.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×