kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.135.000   50.000   1,62%
  • USD/IDR 16.894   85,00   0,51%
  • IDX 8.017   -218,65   -2,65%
  • KOMPAS100 1.125   -31,30   -2,71%
  • LQ45 812   -21,87   -2,62%
  • ISSI 286   -6,72   -2,30%
  • IDX30 429   -10,83   -2,46%
  • IDXHIDIV20 517   -9,75   -1,85%
  • IDX80 126   -2,90   -2,25%
  • IDXV30 141   -2,38   -1,66%
  • IDXQ30 138   -3,69   -2,61%

Polri Prediksi Arus Mudik Lebaran 2026 Terjadi dalam Dua Gelombang


Senin, 02 Maret 2026 / 15:10 WIB
Polri Prediksi Arus Mudik Lebaran 2026 Terjadi dalam Dua Gelombang


Reporter: kompas.com | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Polri memprediksi gelombang arus mudik Idul Fitri 1447 H atau Lebaran 2026 terjadi dalam dua gelombang. 

Gelombang pertama terjadi pada 14 sampai 15 Maret 2026. Sedangkan gelombang kedua arus mudik Lebaran 2026 diprediksi terjadi pada 18 sampai 19 Maret 2026. 

"Gelombang pertama itu tanggal 14 sampai tanggal 15 Maret 2026. Kemudian gelombang kedua tanggal 18 sampai tanggal 19 Maret 2026," ujar Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo saat ditemui di Gedung Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta, Senin (2/3/2026). 

Adapun pada Lebaran 2026, Polri memperkirakan pergerakan 143,9 juta orang selama libur Idul Fitri 1447 H.

Baca Juga: Harga BBM Maret 2026 Naik, Ini Perbandingan Banderol Pertamax, Shell, BP & Vivo

Angka tersebut menurun dibandingkan dengan realisasi pada Lebaran 2025 yang mencapai 146,4 juta orang.

"Dari hasil survei Menteri Perhubungan, tadi sudah disampaikan oleh Pak Menteri Perhubungan, bahwa potensi pergerakan masyarakat di libur Lebaran tahun 2026 ini sebesar 143,9 juta orang. Angka tersebut menurun bila dibandingkan tahun 2025 sebesar 2,57 orang atau 1,75 persen," kata Dedi. 

Kerahkan 161.243 Personel 

Demi mengamankan arus mudik dan balik Lebaran 2026, Polri menggelar Operasi Ketupat mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026. 

Sebanyak 161.243 personel gabungan akan diterjunkan dalam operasi tersebut untuk mengamankan jalur mudik, pusat keramaian, serta objek-objek vital lainnya. 

Selain itu, Polri akan mendirikan 2.746 posko yang terdiri atas 1.624 posko pengamanan, 779 posko pelayanan, dan 343 posko terpadu.

"Nanti ada beberapa kegiatan-kegiatan manajemen rekayasa arus lalin di jalur tol antara lain nanti berupa ganjil genap akan juga dilaksanakan, kemudian one way, contraflow, delaying system, juga ada buffer zone di pelabuhan," ujar Dedi.

Baca Juga: Polri Buka Layanan Penitipan Kendaraan Bermotor saat Mudik Lebaran

Sumber: https://nasional.kompas.com/read/2026/03/02/14591741/puncak-arus-mudik-lebaran-2026-diprediksi-2-gelombang-14-15-maret-dan-18-19.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Procurement Strategies for Competitive Advantage (PSCA) AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026

[X]
×